Diimpor dari China, Rel Kereta Cepat Mulai Diangkut Menuju Bandung
JAKARTA, iNews.id - Rel kereta cepat Jakarta-Bandung mulai diangkut menuju Stasiun Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Rel yang diimpor dari China tersebut telah tiba di Pelabuhan Tanjung Intan, Cilacap, Jawa Tengah.
VP Public Relations PT Kereta Api Indonesia (Persero), Joni Martinus mengatakan, terdapat 60 batang rel yang diangkut untuk mendukung proyek kereta cepat Jakarta-Bandung untuk saat ini.
“Angkutan rel R.60 panjang 50 meter ini merupakan wujud dukungan penuh KAI terhadap percepatan pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional Kereta Cepat Jakarta - Bandung,” ujar Joni, Senin (5/4/2021).
Joni mengatakan, rel tersebut didatangkan langsung dari China menuju Cilacap. Kemudian rel tersebut diangkut dengan 12 gerbong dari Stasiun Cilacap Pelabuhan.
Setelah sampai, kata Joni, rel-rel tersebut dibongkar di Depo Tegalluar, Rancaekek, untuk didistribusikan ke jalur proyek kereta cepat. Total ada 12.539 batang rel yang akan diangkut secara bertahap. "Seluruh rel bisa didistribusikan pada akhir September 2021," katanya.
Joni mengungkapkan, proses pengangkutan rel telah melewati serangkaian uji coba, terutama pada titik-titik kritis atau lengkung yang dilewati serta kecepatan optimal kereta. Uji coba pertama dilakukan pada 26 Oktober 2020 tanpa muatan, lalu uji coba kedua dilakukan pada 6 November dengan muatan 10 batang rel, dan uji coba yang ketiga dilakukan pada 7 November dengan muatan 20 batang rel.
Menurut Joni, pengangkutan rel untuk kereta cepat berbeda karena selama ini rel yang ada di Indonesia berjenis R.54 dengan berat berat 54 kilogram per meter. Sementara rel yang diangkut kali ini berjenis R.60 dengan berat 60 kg per meter.
"Di samping itu, rel yang akan digunakan di sepanjang trase KCJB tersebut memiliki panjang 50 meter tanpa sambungan," ucapnya.
Editor: Rahmat Fiansyah