Dilarang Makan di Tempat saat PSBB, Pengunjung Mal Bakal Makin Sepi

Fadel Prayoga ยท Senin, 14 September 2020 - 11:40:00 WIB
Dilarang Makan di Tempat saat PSBB, Pengunjung Mal Bakal Makin Sepi
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APBI) DKI Jakarta, Ellen Hidayat (kiri) saat berbincang di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (26/6/2020).(Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan resmi menerapkan PSBB total pada 14 September 2020. Keputusan tersebut dinilai berdampak pada kunjungan ke pusat perbelanjaan atau mal.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DKI, Ellen Hidayat mengatakan, Pemprov DKI mengizinkan mal tetap beroperasi selama PSBB. Namun, ada pengetatan pada restoran, yakni pengunjung tak boleh makan di tempat (dine in) dan hanya boleh dibawa pulang (take away).

“Dengan tidak diizinkannya restoran untuk makan di tempat, tentunya akan bisa mempengaruhi traffic yang sudah dicapai saat ini, apalagi perkantoran juga dibatasi,” kata Ellen, Senin (14/9/2020).

Menurutnya, larangan makan di tempat akan mengurangi jumlah pengunjung mal. Apalagi, jumlah pengunjung sejak mal dibuka 15 Juni baru berkisar 35-50 persen dari sebelum pandemi.

Ellen mengakui situasi saat ini semakin berat bagi pengelola maupun penyewa (tenant). Dia berharap pelaku usaha bisa melewati situasi menantang ini.

“Setidaknya kami masih bisa membuka lapangan kerja bagi para karyawan yang sangat membutuhkan penghasilan,” ujarnya.

Meski begitu, CEO Emporium Pluit Mall itu memaklumi keputusan Pemprov DKI. Dia yakin Gubernur Anies telah mempertimbangkan banyak hal sehingga memutuskan untuk menarik 'rem darurat' sebagai upaya pengendalian Covid-19 di ibu kota.

Editor : Rahmat Fiansyah