Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 15 Juni 2026 Lengkap Pertalite hingga Pertamax
Advertisement . Scroll to see content

Dipindahkan dari PLN, Nicke Jabat Direktur SDM Pertamina

Senin, 27 November 2017 - 16:16:00 WIB
Dipindahkan dari PLN, Nicke Jabat Direktur SDM Pertamina
Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengangkat Nicke Widyati sebagai Direktur SDM PT Pertamina (Persero) yang sebelumnya menjabat Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero).

Hal itu tertuang melalui salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Selaku Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina Nomor: SK-256/MBU/11/2017 tentang Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pertamina.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik mengatakan, pemindahan tugas itu, dalam rangka mengisi kekosongan jabatan Direktur SDM PT Pertamina (Persero).

Selaku pemegang saham penuh Pertamina, Kementerian BUMN berharap dengan dilengkapinya seluruh jajaran Direksi di Pertamina mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan. Selain itu, Direksi yang baru diharapkan dapat segera bersinergi dengan Direksi lainnya.

“Sebagaimana diketahui Pertamina merupakan salah satu BUMN terbesar di Indonesia. Dengan wilayah usaha meliputi seluruh Indonesia dan luar negeri dengan total aset ± 49,76 miliar dolar AS (per 30 September 2017), di mana 21,8 persennya merupakan aset tetap dan laba sebesar 1,99 miliar dolar AS. Di samping itu, Pertamina memiliki peran vital bagi NKRI yaitu sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, Pertamina menyediakan produk bahan bakar bagi masyarakat Indonesia. Didukung  ±22 ribu karyawan yang bergerak di upstream, midstream, downstream dan supporting yang mendukung kinerja perusahaan,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/11/2017).

Aloysius menambahkan, peran strategis tersebutlah yang melatarbelakangi pemisahan fungsi Direktorat Aset dan Manajemen SDM. Diharapkan Direktur Manajemen Aset saat ini dapat memberikan perhatian penuh dan fokus untuk dapat mengelola dan memonetisasi aset tetap sehingga memberikan kontribusi lebih besar kepada laba perusahaan. Program-program yang belum tercapai sesuai target seperti sertifikasi tanah dan program kerjasama terkait utilisasi aset tetap dapat segera dieksekusi.

“Sedangkan dari sisi pengelolaan SDM, diperlukan peningkatan kualitas human capital yang mumpuni agar PT Pertamina mampu menyediakan produk dengan kualitas terbaik secara konsisten dan kontinyu dengan harga terbaik. Memandu talenta-talenta di Pertamina tentu bukan tugas yang mudah, akan tetapi merupakan tantangan besar untuk mengelola dan mengembangkan human capital sebesar ini. Melanjutkan dan mengembangkan program SDM yang sifatnya upskilling dan upgrading karyawan harus terus dilaksanakan untuk mendukung kinerja perusahaan,” tutur Aloysius

“Tahun 2018, wilayah kerja Mahakam sudah mulai dikelola oleh Pertamina, Direksi dan Dekom agar dapat memanfaatkan momentum ini sehingga meningkatkan profitabilitas PT Pertamina dengan menjaga tingkat produksi dan lifting migas tetap optimal. Selain itu, realisasi Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia agar dapat di-speed up sehingga membantu fleksibilitas teknis pengolahan  Pertamina yang dampaknya dapat meningkatkan daya saing global dan meningkatkan struktur keuangan,” kata Aloysius.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut