Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 17 Januari 2026 di SPBU Seluruh Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Dirut Pertamina Minta DPR Setujui Kenaikan Harga Pertamax

Selasa, 29 Maret 2022 - 11:38:00 WIB
Dirut Pertamina Minta DPR Setujui Kenaikan Harga Pertamax
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati. (Foto: dok SINDO)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, meminta DPR menyetujui kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Pertamax. Saat ini, Pertamax masih dipatok seharga Rp9.000 per liter, jauh di bawah harga pasar yang sudah mencapai Rp14.000 per liter.

Menurut dia, harga Pertamax belum mengikuti harga pasar saat ini. Untuk itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan anggota legislatif untuk menaikan harga BBM tersebut. 

"Hari ini Pertamax belum mengikuti mekanisme pasar, jadi dukungan (DPR) untuk Pertamax masih perlu," kata Nicke Widyawati, saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, dikutip Selasa (29/3/2022).

Dia menjelaskan, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan harga Pertamax akan menyentuh Rp16.000 per liter, pada April 2022 mendatang. 

Hal itu, terkait dengan tren kenaikan harga minyak dunia yang sudah menembus 120 dolar Amerika Serikat (AS) per barel akibat perang Rusia-Ukraina yang telah mengganggu pasokan minyak dunia. 

Dirut Pertamina mengungkapkan, perlunya kenaikan harga Pertamax lantaran mengikuti kenaikan harga minyak dunia. Adapun Pertamina telah menaikan harga jenis BBM lainnya diantaranya pertamax turbo, dexlite, dan pertadex yang secara volume hanya 2 persen dari total konsumsi BBM Pertamina. 

Dia mengatakan, seyogyanya harga Pertamax sudah harus disesuaikan. Pasalnya, pangsa pasar jenis BBM ini diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah atas. 

"Event Pertamax digunakan masyarakat untuk mobil-mobil yang bagus, jadi sudah sewajarnya kemudian dinaikkan, karena bukan untuk masyarakat kecil, Pertamax itu. porsinya hanya 20 persen dari total," tutur Nicke Widyawati. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut