Ditjen Bina Marga Peroleh Anggaran Rp40,25 Triliun untuk Pembangunan dan Perawatan Infrastruktur di 2023
JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperoleh pagu indikatif tahun 2023 sebesar Rp40,25 triliun. Anggaran tersebut mayoritas akan digunakan untuk pengembangan dan pemeliharaan infrastruktur konektivitas.
Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian menyampaikan, kegiatan prioritas ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono terkait dengan optimalisasi program OPOR (Optimalisasi, Pemeliharaan, Operasi, Rehabilitasi).
"Adapun program prioritas utama yang sesuai dengan OPOR adalah optimalisasi program committed (telah disepakati), pemeliharaan rutin jalan dan jembatan nasional, rehabilitasi/rekonstruksi jalan dan jembatan serta penggantian jembatan," ujar Hedy dalam keterangan tertulis, Rabu (30/6/2022).
Hedy juga menjelaskan bahwa anggaran tersebut turut digunakan untuk penyelesaian koridor pembangunan jalan dan jembatan sesuai rencana strategis yang ditargetkan selesai awal tahun 2024.
Pemetaan Lahan Akhir Juli, Kementerian PUPR akan Tentukan Letak Istana Presiden di IKN Nusantara
Adapun anggaran dukungan infrastruktur konektivitas utamanya digunakan untuk penanganan jalan senilai Rp22,40 triliun meliputi pembangunan jalan sepanjang 303,6 km serta peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan struktur sepanjang 3.831,3 km. Selanjutnya, penanganan jembatan senilai Rp4,70 triliun untuk pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 6.472 meter serta penggantian dan preservasi jembatan sepanjang 125.806 meter.
Pasok Air untuk Bibit Mentawir, Kementerian PUPR Bangun Embung Seluas 6,3 Hektare
Pada program dukungan konektivitas, Kementerian PUPR melalui Ditjen Bina Marga juga melakukan peningkatan konektivitas jalan bebas hambatan untuk dukungan jalan tol sepanjang 15 km dengan anggaran Rp2,85 triliun, preservasi rutin jalan dan jembatan nasional serta revitalisasi drainase senilai Rp7,47 triliun.
Selain itu juga dilakukan peningkatan aksesbilitas pada flyover/underpass/terowongan sepanjang 1.611 meter dengan anggaran Rp640 miliar seperti Flyover Sekip Ujung di Sumatera Utara, Flyover Gelombang dan Bantaian di Sumatera Selatan serta Flyover Aloha di Jawa Timur.
Wujudkan IKN Nusantara Kota di Dalam Hutan, Kementerian PUPR Siapkan Embung untuk Pembibitan Pohon
Program prioritas tersebut dijabarkan sesuai dengan kebijakan Kementerian PUPR seperti menyelesaikan pekerjaan multi years contract, pembayaran utang pekerjaan, rehabilitasi dan rekonstruksi bencana alam, pembayaran eskalasi, dan program padat karya.
"Kalau kita breakdown lagi anggaran Bina Marga, pagu indikatif sebesar Rp40,25 triliun digunakan untuk dukungan infrastruktur konektivitas sebesar Rp37,88 triliun dan sisanya Rp2,37 triliun untuk dukungan manajemen," ucapnya.
2.016 RTLH di Kaltim Bakal Dibedah, Kementerian PUPR Kucurkan Rp40,3 Miliar
Editor: Aditya Pratama