Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan
Advertisement . Scroll to see content

DPRD Riau Tolak Chevron Perpanjang Kontrak di Blok Rokan

Senin, 30 Juli 2018 - 19:15:00 WIB
DPRD Riau Tolak Chevron Perpanjang Kontrak di Blok Rokan
ilustrasi. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

PEKANBARU, iNews.id - Komisi IV DPRD Riau menolak perpanjangan kontrak yang diajukan oleh PT Chevron Pacific Indonesia untuk kembali mengelola blok migas terbesar di RI, Blok Rokan.

"Kita commited untuk menolak perpanjangan kontrak pengelolaan Chevron, karena keberadaan mereka di Riau selama ini tidak membawa keuntungan untuk masyarakat. Untuk apa dipertahankan," kata Anggota Komisi IV DPRD Riau, Asri Auzar saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Riau di Pekanbaru, Senin (30/6/2018).

Politisi Demokrat ini menilai, keberadaan Chevron selama ini tidak berkontribusi terhadap ekonomi daerah. Padahal sebagai wilayah penghasil Migas seharusnya keuntungan besar didapatkan wilayah setempat.

"Sumber daya alam Riau dikuras habis-habisan selama 93 tahun, namun masyarakat Riau seperti kehidupan suku Talang Mamak dan Sakai masih saja terbelakang. Kita menilai tidak ada kontribusi mereka terhadap perekonomian," kata Asri.

DPRD Riau akan mendesak pemerintah pusat untuk tidak memperpanjang kontrak dengan Chevron. Dia mengaku akan berupaya agar Blok Rokan diserahkan kepada daerah dan masyarakat Riau, karena masyarakat Riau sudah mampu mengelola sendiri.

"Maka kita minta Pusat jangan dulu menandatangani perpanjangan kontrak Blok Rokan. Kita jadwalkan bertemu pemerintah pusat, kita akan bicarakan ini. Mengapa tidak diserahkan ke daerah saja, masyarakat sudah bisa mengelolanya melalui BUMD nantinya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD, Riau Husni Thamrin mengatakan Riau memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) yang membidangi perminyakan yang potensial untuk mengelola blok tersebut.

"Sumber daya manusia Riau cukup, namun tidak diberikan kesempatan untuk mengelola. Orang Riau banyak hebat, teknologi kita bisa beli, uang kita banyak," ujarnya.

Menurut dia, masyarakat Riau harus bersatu dan bersama-sama berjuang mendapatkan blok Rokan juga blok-blok migas lainnya yang ada di Riau.

"Kita akan bergerak semua, tokoh masyarakat, mahasiswa, Pemda, bagaimana kita berjuang ke pusat, baru orang Pusat melihat Riau, semua blok migas Riau kita ambil," tuturnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut