Dua Juta Turis China Dilarang Masuk, Indonesia Berpotensi Kehilangan Devisa Rp40 Triliun

Muhammad Aulia ยท Rabu, 12 Februari 2020 - 20:05 WIB
Dua Juta Turis China Dilarang Masuk, Indonesia Berpotensi Kehilangan Devisa Rp40 Triliun

Turis China. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia melarang sementara masuknya turis China menyusulnya wabah virus korona. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menggerus devisa hingga Rp40 triliun

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menyebut turis China yang datang ke Indonesia mencapai dua juta per tahun. Pengeluaran turis China dinilainya lebih besar daripada rata-rata turis asing.

Susiwijono mengungkapkan, pengeluaran turis China selama di Indonesia rata-rata 1.385 dolar AS. Sementara turis asing rata-rata mengeluaran 1.280 dolar AS.

"Tiongkok adalah wisman tertinggi kedua yakni 2,07 juta dengan spending rata-rata per kunjungan 1.385 dolar AS. Kalau dikalikan, itu bisa hilang 2,87 miliar dolar AS atau sekitar Rp40,7 triliun," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Susiwijono menyebut, potensi kehilangan devisa bisa lebih besar. Pasalnya, wabah virus korona tidak hanya membatasi kunjungan turis China saja. Saat ini, ada 28 negara yang terpapar virus korona, sehingga banyak dari warga mereka menunda untuk berpergian ke luar negeri, termasuk Indonesia.

Susiwijono mengatakan, sektor penerbangan menjadi industri yang paling terdampak dari virus korona.

"Kalau bicara winter season antara bulan Oktober sampai Maret, seat yang terancam tidak terisi kira-kira 2,1 juta seat itu dari Tiongkok saja, baik yang berlibur maupun bisnis," ucap Susiwijono.

Editor : Rahmat Fiansyah