Dukung Pemulihan Ekonomi, MNC Bank Lihat Potensi di Era New Normal
JAKARTA, iNews.id – Pandemi virus corona (Covid-19) menekan perekonomian nasional seiring kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang membuat aktivitas ekonomi terganggu. Meski era new normal berjalan, pemulihan ekonomi yang cepat sangat diperlukan.
Presiden Direktur MNC Bank Mahdan mengingatkan meski keadaan saat ini sangat menantang, di situlah dapat terjadi lompatan inovasi serta potensi untuk dimanfaatkan. “Informasi yang berkualitas untuk mengambil langkah-langkah yang terbaik serta sinergi dengan mitra yang tepat dapat menjadi faktor yang signifikan untuk meraih sukses di tengah pandemi Covid-19,” kata dia dalam webinar MNC Bank dengan tema Prospek Ekonomi Semester II 2020 dikutip Rabu (19/8/2020).
Kegiatan yang digelar Selasa (18/8/2020) secara daring ini dimoderatori oleh Chief Network & Operation Officer MNC Bank Rasmoro Pramono Aji.
Ketua Umum Asosiasi Analis Efek Indonesia Edwin Sebayang mengatakan, peluang Indonesia mengalami resesi pada semester kedua 2020 ini cukup besar. Hal tersebut berkaca dari pengalaman krisis ekonomi 1998 dan 2008.
“Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartalan secara historis dari 2016 hingga 2019, serta tekanan akibat lemahnya ekonomi global,” ujar dia.
Namun, Edwin juga memaparkan, kata krisis dalam bahasa Mandarin berasal dari kata Wei Xian yang berarti bahaya dan Ji Hui yang berarti kesempatan. Dengan demikian, meski berbahaya, namun mengandung kesempatan yang menuju harapan.
Dunia usaha (supply) dan daya beli (permintaan) yang melemah sejak awal pandemi, kini telah terlihat sinyal awal peningkatan aktivitas ekonomi setelah penerapan kenormalan baru. Akibatnya, kegiatan produksi dan daya beli diperkirakan kembali membaik seiring peningkatan mobilitas masyarakat sebagai sinyal peningkatan aktivitas ekonomi.
Editor: Ranto Rajagukguk