Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada Cashback untuk Transaksi Saham hingga Rp1 Miliar di Aplikasi MotionTrade, Jangan Ketinggalan!
Advertisement . Scroll to see content

Elon Musk Digugat karena Diduga Manipulasi Kripto Dogecoin hingga Rugikan Investor

Jumat, 02 Juni 2023 - 14:13:00 WIB
Elon Musk Digugat karena Diduga Manipulasi Kripto Dogecoin hingga Rugikan Investor
CEO Tesla Elon Musk dituduh melakukan praktik 'insider trading' atau praktik ilegal dalam dunia investasi dalam memanipulasi mata uang kripto Dogecoin. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - CEO Tesla Elon Musk dituduh melakukan praktik 'insider trading' atau praktik ilegal dalam dunia investasi dalam memanipulasi mata uang kripto Dogecoin. Investor menyampaikan tuduhan tersebut dalam gugatan class action. 

Mengutip Reuters, tuduhan ini disampaikan oleh investor yang dirugikan miliaran dolar AS akibat anjloknya token kripto berlogo anjing Shiba Inu tersebut.

Dalam pengajuan gugatan di pengadilan federal Manhattan, para investor mengatakan bahwa Elon Musk menggelembungkan harga dogecoin dengan mengorbankan investor lainnya. 

“Sebuah manipulasi pasar dan insider trading yang memungkinkan Elon Musk menipu investor, menguntungkan dirinya sendiri dan perusahaannya,” tulis investor dalam gugatan tersebut dikutip, Jumat (2/6/2023). 

Mata uang kripto Dogecoin. (Foto: Reuters)
Mata uang kripto Dogecoin. (Foto: Reuters)

Tuduhan ini bermula saat Musk diduga membayar influencer online melalui postingan Twitter dalam penampilannya di program “Saturday Night Live” NBC pada tahun 2021, serta penampilan lainnya untuk mempromosikan perdagangan dogecoin yang menguntungkan. Selain itu, pemilik media sosial Twitter itu diduga mengendalikan dan memanipulasi pasar tersebut. 

Investor mengatakan, tindakan manipulasi pasar termasuk ketika Elon Musk menjual sekitar 124 juta dolar AS dogecoin pada bulan April setelah dia mengganti logo burung biru Twitter dengan logo dogecoin, yakni anjing Shiba Inu, yang menyebabkan lonjakan harga dogecoin sebesar 30 persen.

Para investor menuduh Musk dengan sengaja menaikkan harga dogecoin lebih dari 36.000 persen selama dua tahun dan kemudian membiarkannya anjlok. 

Selain itu, investor juga memasukkan tuduhan terbaru mereka dalam pengaduan ketiga, ke dalam gugatan yang dimulai Juni tahun lalu. 

Sebelumnya, Musk dan Tesla pada bulan Maret meminta pembatalan pengaduan kedua yang telah diubah dengan menyebutnya sebagai ‘karya fiksi yang fantastis’ dan mengatakan pada 26 Mei bahwa perubahan lain tidak dapat dibenarkan. 

Dalam sebuah perintah pada hari Rabu, Hakim Distrik AS, Alvin Hellerstein mengatakan akan mengizinkan amandemen ketiga terhadap tuntutan dengan mengatakan bahwa para tergugat tidak akan dirugikan.

Hellerstein juga mengabulkan permintaan para investor untuk menghentikan gugatan terhadap organisasi nirlaba Dogecoin Foundation. Pengacara para investor Seth Levine menyebut langkah itu tepat.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut