Emas Berjangka Menguat Ditopang Anjloknya Dolar AS
CHICAGO, iNews.id - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange menguat karena dolar Amerika Serikat (AS) melemah.
Mengutip Xinhua, Kamis (1/2/2018), kontrak paaling aktif untuk pengiriman April naik 3,1 dolar AS atau 0,23 persen, untuk menetap di 1343,10 dolar AS per ons.
Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,04 persen menjadi 89,15 pada pukul 18.05 GMT.
Setelah Federal Reserve AS mengumumkan keputusannya untuk suku bunga acuan jangka pendek AS yang tidak berubah, indeks beringsut jauh lebih rendah dan emas melanjutkan kenaikan dalam perdagangan elektronik.
Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Jika dolar AS turun, emas berjangka akan naik.
Federal Reserve pada hari Rabu menetapkan suku bunga utama AS tidak berubah selama pertemuan terakhir yang dipimpin oleh Janet Yellen.
"Inflasi pada basis 12 bulan diperkirakan akan meningkat tahun ini dan menjadi stabil di sekitar target Komite 2 persen," demikian sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) setelah pertemuan kebijakan dua hari.
The Fed akan memiliki pemimpin baru pada pertemuan berikutnya yang dijadwalkan pada bulan Maret. Diperkirakan pemimpin baru itu akan menaikkan suku bunga, dan pengamat pasar memercayainya.
Editor: Ranto Rajagukguk