Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Pastikan 1,9 Juta Vaksin Gotong Royong Telah Terdistribusi

Senin, 26 Juli 2021 - 14:54:00 WIB
Erick Thohir Pastikan 1,9 Juta Vaksin Gotong Royong Telah Terdistribusi
Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengatakan sebanyak 1,9 juta vaksin gotong royong telah didistribusikan kepada masyarakat atau dunia usaha. Adapun jenis vaksin gotong royong ini menggunakan vaksin Covid-19 merek Sinophram.

"Alhamduilah lancar ini pakai merek Sinopharm, jadi kita tidak pakai merek-merek yang program vaksin pemerintah atau covax/gavi atau yang di luar 500.000 sumbangan," kata Erick Thohir, seusai Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Dia menuturkan, sejauh ini vaksin gotong royong yang telah diproduksi mencapai 5,5 juta dosis, dimana dalam proses menunggu rilis BPOM mencapai 2,6 juta dosis. Sedangkan vaksin yang sudah mendapat rilis BPOM sebanyak 2,9 juta dosis, dan sudah didisribusikan sebanyak 1,9 juta dosis.

Selain vaksin, Menteri BUMN juga memastikan ketersediaan obat-obatan untuk terapi penyembuhan Covid-19 yang dikelola apotek BUMN terpenuhi dengan baik. Bahkan dirinya juga menjamin tidak bakal terjadi penimbunan.

"Jadi secara produksi akan terus kita tingkatkan, bagaimana kita jaga di lapangan kita perketat sehingga tidak ada penimbunan jadi saat beli kita kuotakan dan sesuai resep dokter," ujar Erick Thohir.

Dia mengungkapkan, tak ingin nantinya ada sebagian oknum yang bisa membeli obat-obatan dalam jumlah banyak. Oleh karena itu, dia meminta agar apotek berperan, dengan memberikan obat sesuai dengan kebutuhan rumah sakit atau Kementerian Kesehatan.

"Karena kita takut ada loop hole tentu kita tidak menyalahkan siapa-sapa misalnya tiba-tiba ada 1 orang bisa beli dalam jumlah besar, itu kita jaga," tutur Erick Thohir.

Sementara itu, total produksi obat-obatan sampai dengan September 2021 akan mencapai puluhan juta. Misalnya total produksi untuk azithromycin diperkirakan akan mencapai 12 juta hampir 13 juta, zinc 15 juta, paracetamol 30 juta, vitamin C 77 juta, ambroxol 26 juta, vitamin D3 20 juta, oseltamivir 32 juta dan favipiravir 83 juta.

"Kita sekarang secara produksi in line, bahan baku juga terkontrol tapi ini yang saya sampaikan angka-angka yang diproduksi bumn, di luar swasta," kata Erick Thohir.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut