Erick Thohir Sebut Bio Farma Mampu Produksi 200.000 Alat Tes PCR per Bulan

Suparjo Ramalan ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 14:50 WIB
Erick Thohir Sebut Bio Farma Mampu Produksi 200.000 Alat Tes PCR per Bulan

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia sudah mampu memproduksi alat tes (testkit) polymerase chain reaction (PCR) secara mandiri. PT Bio Farma (Persero) mampu memproduksi alat tes Covid-19 itu sebanyak 200.000 unit dalam sebulan.

Menteri BUMN Erick Thohir mengaku tengah mengejar target Presiden Jokowi supaya BUMN farmasi itu mampu memproduksi alat tes PCR sebanyak 2 juta unit per bulan.

"Kita berusaha agar Bio Farmasi menjadi leading company dan leading sektor bagi penemuan vaksin dan alat kesehatan. Itu bisa mencari solusi untuk vaksin Covid-19. Tetapi di luar itu juga kita berusaha membantu bagaimana PCR ini bisa dibuat secara lokal," ujar Erick dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Menurut Erick, ada tiga hal penting yang menjadi fokus utama dalam penanganan Covid-19 dari sisi farmasi. Selain alat tes PCR, Bio Farma fokus menemukan vaksin dan obat Covid-19.

Ketiga hal itu, menurut Erick, tidak bisa dipisahkan satu sama lain meski produksinya memakan biaya yang sangat mahal. Oleh karena itu, dia terus mendorong BUMN-BUMN farmasi bisa menjadi yang pertama menemukannya.

Di luar itu, Erick meminta masyarakat untuk waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 selama new normal. Dia menyebut, pemerintah, baik pusat maupun daerah, masih kesulitan mengendalikan penyebaran Covid-19 karena beberapa daerah yang awalnya landai kini mulai naik.

Editor : Rahmat Fiansyah