Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Giovanni van Bronckhorst Masih Berpeluang Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Erick Thohir Sebut Harga Beras Turun 11 Persen, Ini Pendorongnya

Rabu, 04 Oktober 2023 - 13:16:00 WIB
Erick Thohir Sebut Harga Beras Turun 11 Persen, Ini Pendorongnya
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut, harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang turun 11 persen. Penurunan harga beras terjadi secara bertahap. (Foto: Suparjo Ramalan/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, turun 11 persen. Menurutnya, penurunan harga beras terjadi secara bertahap. 

Meski begitu, fluktuatif harga pangan dasar tergantung pada ketersediaan stok di pasaran. 

"Tadi kan dijelasin sudah turun 11 persen," ujar Erick di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (4/10/2023).

Adapun, stok beras di gudang Perum Bulog saat ini sudah mencapai 1,7 juta ton dan diperkirakan naik menjadi 2 juta ton pada November tahun ini. Menurunnya harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang didorong oleh operasi pasar yang dilakukan Perum Bulog selaku perusahaan pelat merah di sektor pangan.

Erick menjelaskan, kenaikan harga beras sebelumnya disebabkan oleh pasokan beras yang menipis, di mana stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang berada di kisaran 21.000 ton saja. Namun, Bulog menambah jumlah berasnya sehingga menjadi 31.000 ton saat ini.

Penambahan itu memberikan tekanan yang berarti pada harga beras, sehingga menurun 11 persen. Adapun, target Presiden Joko Widodo (Jokowi) bila pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang bisa menyentuh 35.000 ton. 

"Kan bertahap, bertahap ya, tadi kan disampaikan bahwa dulu stoknya itu cuma 21.000 ton, Presiden mendorong sampai 35.000 ton, sekarang dengan stok 31.000 sudah turun 11 persen," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut