Erick Thohir Sentil Oknum Penimbun Beras: Wasit Saja Ketangkap
JAKARTA, iNews.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir hari ini, Rabu (4/10/2023) meninjau operasi pasar beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur. Dalam kesempatan itu, ia memberi peringatan keras kepada para oknum penimbun beras
Menurut Erick, penguatan pasokan pangan dan stabilisasi harga melibatkan banyak pihak, termasuk Satgas Pangan. Hal ini dilakukan agar harga pangan bisa terus dijaga kestabilannya.
"Kita libatkan semua, Satgas, pemerintah daerah, masyarakat untuk mulai mendorong supaya harga pangan bisa dijaga. Kita libatkan semua, satgas, pemda, masyarakat untuk mulai mendorong supaya harga pangan bisa dijaga," ujar Erick.
Pemerintah, kata dia, memiliki instrumen melalui Satgas Pangan yang dapat melakukan tindakan tegas. Karena itu, proses stabilisasi pangan dengan operasi pasar harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum.
Baginya, wasit saja bisa tertangkap oleh penegak hukum, apalagi para oknum penimbun beras.
"Percuma ada satgas, kita sudah mendorong sama-sama. Wasit aja ketangkep, apalagi penimbunan beras," kata dia.
Di lain sisi, Erick mengaku sejumlah harga komoditas pangan mengalami kenaikan secara signifikan. Bahkan, mencatatkan harga tertinggi selama tujuh tahun terakhir. Dia mengatakan komoditas yang mengalami kenaikan harga tertinggi selama tujuh tahun terakhir di antaranya beras, minyak goreng, jagung, hingga pangan dasar lainnya.
"Memang kita lihat situasi dunia, harga pangan ini tertinggi selama tujuh tahun terakhir, tidak hanya beras, ada juga minyak, jagung, dan lain-lain," tuturnya.
Di sisi pasokan, lanjut Erick, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menginstruksikan agar perusahaan pelat merah mengambil langkah strategis untuk mengamankan stok pangan secara nasional.
Editor: Puti Aini Yasmin