Gagal Tembus ATH, IHSG Sesi I Ditutup Turun 11 Poin ke Level 6.658
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada sesi I perdagangan hari ini. IHSG turun 11,04 poin atau 0,17 persen di level 6.658,87.
Pelemahan IHSG terlihat sejak awal pembukaan perdagangan di 6.665,549 dan bergerak di area 6.651-6.681, gagal menembus titik tertingginya sepanjang masa / all time high di 6.693,466.
Adapun terdapat 211 emiten menguat, 273 yang melemah, dan 175 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp6,3 triliun dari 13,5 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Senior Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta memaparkan bahwa tekanan IHSG mendapat dorongan dari penutupan Wall Street semalam yang mengalami koreksi.
Namun, turunnya tiga indeks acuan bursa Amerika Serikat tadi malam, menurut Nafan, adalah masih bersifat wajar mengingat kenaikannya yang cukup kuat dalam sesi sebelumnya. Adapun sejumlah sentimen global turut menjadi pemicu.
"Kita akui pergerakan bursa di Amerika ini relatif mengalami koreksi wajar. Karena memang selain dari market menanti perilisan CPI, saya akui ini memberi efek ke market secara global," kata Nafan kepada MNC Portal, Rabu (10/11/2021).
Nafan mencermati bulan November ini investor lebih mencermati optimisme pemulihan ekonomi global, jelang rilis sejumlah data inflasi di Amerika Serikat.
Menyusul IHSG, beberapa indeks juga terpantau bergerak turun seperti indeks LQ45 tertekan 0,02 persen di 952,43, JII turun 0,3 8persen di 566,86, IDX30 naik 0,12 persen di 506,08, dan MNC36 turun 0,28 persen di 321,83.
Beberapa indeks sektoral yang anjlok seperti: bahan baku turun 0,39 persen, keuangan turun 0,50 persen, kesehatan turun 0,46 persen, konsumsi non-siklikal turun 0,38 persen, dan properti turun 0,08 persen.
Sedangkan sektor yang menguat yakni, konsumsi siklikal naik 0,10 persen, energi naik 0,54 persen, industri naik 1,39 persen, infrastruktur naik 0,12 persen, teknologi naik 0,73 persen, dan transportasi naik 0,25 persen.
Sementara itu, saham-saham top gainers adalah: PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS) naik 24,68 persen di Rp96, PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) melesat 24,11 persen di Rp175, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) menguat 15,70 persen di Rp280.
Adapun saham saham yang masuk top losers antara lain, PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) melemah 6,80 persen di Rp384, PT Arkadia Digital Media turun 6,38 persen di Rp264, dan PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) merosot 4,33 persen di Rp199.
Editor: Aditya Pratama