Gebrakan Erick Thohir Bongkar Pasang Dirut 4 BUMN Karya
JAKARTA, iNews.id - Menteri BUMN, Erick Thohir mengganti direktur utama BUMN Karya. Perusahaan pelat merah di bidang konstruksi yang pimpinannya diganti yaitu PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, dan PT Hutama Karya (Persero).
Perombakan manajemen BUMN bukan pertama kalinya dilakukan Erick Thohir. Sebelumnya, adik kandung Garibaldi 'Boy' Thohir itu membongkar pasang jajaran manajemen BUMN mulai dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, PT PLN (Persero), hingga PT KAI (Persero).
Belum diketahui alasan Erick Thohir mengganti manajemen BUMN karya. Kinerja keuangan lima BUMN di bidang konstruksi relatif bervariasi pada tahun lalu.
Laba bersih Waskita Karya dan PTPP turun pada 2019. Adapun Wijaya Karya dan Hutama Karya meraih kenaikan laba bersih yang cukup signifikan sementara laba bersih Adhi Karya naik tipis.
Dari lima BUMN karya, empat di antaranya sudah menggelar RUPS sehingga tinggal Wijaya Karya yang ditukangi Tumiyana akan menggelar RUPS pada 8 Juni 2020. Berikut empat BUMN yang menggelar RUPS pada minggu ini:
1. Adhi Karya
Perusahaan yang tengah fokus mengerjakan proyek LRT Jabodebek itu menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 4 Juni 2020. Dalam rapat tersebut, Erick merombak direksi dan komisaris.
Posisi direktur utama yang diisi Budi Harto digantikan oleh Entus Asnawi Mukhson yang menjabat sebagai direktur keuangan Adhi Karya. Adapun Budi belakangan digeser menjadi dirut Hutama Karya.
Selain itu, nama Juru Bicara Kepresidenan, Fadjroel Rachman menjadi sorotan karena harus kehilangan posisinya sebagai Komisaris Utama Adhi Karya. Dia digeser menjadi Komisaris Waskita Karya. Pengamat pajak, Yustinus Prastowo juga masuk sebagai wajah baru di jajaran komisaris Adhi Karya.
2. Waskita Karya
Sehari setelah Adhi Karya, giliran Waskita Karya yang menggelar RUPS pada 5 Juni 2020. Posisi I Gusti Ngurah Putra sebagai dirut Waskita digantikan Destiawan Soewardjono. Dia sebelumnya menjabat sebagai direktur PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Belum diketahui apakah Putra bakal kembali mengisi posisi di BUMN karya lain. Di Waskita, Putra yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut Hutama Karya diminta menggantikan M. Choliq pada 2018 lalu.
3. PTPP
Erick Thohir mengganti Lukman Hidayat sebagai Dirut PTPP. Dia digantikan oleh Novel Arsyad yang sebelumnya merupakan Direktur SDM dan Pengembangan Sistem Wijaya Karya.
Lukman harus kehilangan posisi tersebut setelah berkarier di PTPP sejak 1990. Penggantian tersebut diputuskan dalam RUPST yang digelar pada 4 Juni 2020. Selain Lukman, ada dua direksi yang diganti yaitu M. Aprindy (Direktur Korporasi dan HCM) dan Abdul Haris Tatang (Direktur Operasi 3).
4. Hutama Karya
Hutama Karya yang banyak fokus menggarap proyek tol di Pulau Sumatra juga tak lepas dari perombakan manajemen. Budi Harto kini ditunjuk Erick untuk menakhodai Hutama Karya.
Budi yang menjabat dirut Adhi Karya diminta menggantikan Bintang Perbowo. Bintang yang pernah menjadi dirut Wika harus kehilangan posisi bersama empat direktur Hutama Karya lainnya.
Editor: Rahmat Fiansyah