Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KCIC Ungkap Penyebab Penumpang Tahan Pintu Kereta Whoosh
Advertisement . Scroll to see content

Hadiri WRCD Forum di China, Dirut KCIC Sebut Whoosh Layani 352.000 Penumpang Sejak Beroperasi

Jumat, 17 November 2023 - 17:12:00 WIB
Hadiri WRCD Forum di China, Dirut KCIC Sebut Whoosh Layani 352.000 Penumpang Sejak Beroperasi
PT KCIC menyatakan Whoosh telah melayani 352.000 penumpang sejak resmi beroperasi hingga 14 November 2023. (Foto: dok KCIC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menyampaikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh telah melayani 352.000 penumpang sejak resmi beroperasi pada 18 Oktober 2023.

Pernyataan itu, disampaikan Dwiyana saat menghadiri World Railway Cooperation and Development (WRCD) Forum yang digelar di China beberapa waktu lalu.

“Sampai dengan 14 November 2023, 352 ribu orang telah melakukan perjalanan Jakarta-Bandung sejak Kereta Cepat Whoosh beroperasi secara komersial," ujar Dwiyana dalam keterangan tertulis, Jumat (17/11/2023)

Menurut dia, hal ini menunjukkan Whoosh telah menjadi salah satu pilihan moda transportasi penting dalam mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta-Bandung.

Dwiyana mengungkapkan, jumlah perjalanan harian terus bertambah seiring besarnya minat masyarakat untuk beralih menggunakan Whoosh dalam melakukan perjalan Jakarta-Bandung.

"Dari awalnya 14, 18, 22, 25, 28, 32, hingga saat ini mencapai 36 perjalanan per hari," kata Dwiyana.

Dia menjelaskan, kehadiran KCIC di ajang ini merupakan kesempatan besar untuk menunjukkan bahwa Indonesia kini telah setara dengan negara-negara lain yang telah lebih dulu mengoperasikan kereta cepat.

Kereta Cepat Whoosh mulai menjadi suatu budaya baru di Indonesia untuk melakukan mobilitas di antara Jakarta dan Bandung.

"Kereta Cepat hadir di Indonesia untuk meningkatkan perekonomian dan mempermudah masyarakat dalam bertransportasi. Kecepatan, kenyamanan, dan keamanan yang ditawarkan menjadi keunggulan yang ditawarkan dari kehadiran kereta cepat pertama di Asia Tenggara ini." tutur Dwiyana.

Adapun berdasarkan survey yang dilakukan kepada penumpang, 53 persen responden menggunakan kereta cepat whoosh untuk berlibur, 23 persen untuk urusan bisnis, sedangkan sisanya untuk kegiatan pendidikan, komuter, dan lainnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Whoosh mendukung peningkatan perekonomian melalui tingginya masyarakat yang berlibur dan menggunakannya untuk kepentingan pekerjaan.

Sebanyak 48 persen responden sebelumnya merupakan pengguna kendaraan pribadi, 23 persen merupakan pengguna kendaraan Bus atau Travel, dan sisanya merupakan pengguna kereta api konvensional.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut