Harga Minyak Mentah Naik 1 Persen Imbas Kapal Tanker Hindari Laut Merah
HOUSTON, iNews.id - Harga minyak mentah dunia naik 1 persen pada perdagangan hari Jumat karena meningkatnya jumlah kapal tanker minyak yang mengalihkan jalur dari Laut Merah. Hal ini menyusul serangan udara dan laut oleh Amerika Serikat (AS) dan Inggris terhadap Houthi di Yaman.
Mengutip Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent ditutup 88 sen atau 1,1 persen lebih tinggi pada di level 78,29 dolar AS per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 66 sen atau 0,9 persen menjadi 72,68 dolar AS.
Meskipun pengalihan rute kapal tanker diperkirakan akan meningkatkan biaya dan waktu yang diperlukan untuk mengangkut minyak, pasokan minyak belum terkena dampaknya, menurut para analis dan pakar industri.
Pada minggu ini, Brent turun 0,5 persen dan WTI turun 1,1 persen. Pada awal pekan ini, terjadi penurunan harga minyak Arab Saudi dan meningkatnya stok minyak mentah AS yang mengejutkan memicu kekhawatiran pasokan.
Houthi Balas Serangan, Serbu Pangkalan Militer AS dan Inggris di Laut Merah
“Meskipun kurangnya pengiriman melalui Laut Merah memang menciptakan masalah transportasi untuk beberapa pasokan minyak mentah, dampaknya terhadap pasar minyak fisik, sejauh ini, minimal,” ujar Presiden Cavanal Hill Investment Management, Matt Stephani dikutip, Sabtu (13/1/2024).
“Jika konflik menyebar ke wilayah lain di semenanjung Arab, pasar minyak mungkin akan bereaksi jauh lebih signifikan,” tuturnya.
DK PBB Sahkan Resolusi soal Serangan Houthi di Laut Merah, Rusia dan China Abstain
Serangan AS dan Inggris ini dilakukan sebagai pembalasan atas serangan Houthi sejak Oktober terhadap kapal komersial di Laut Merah sebagai bentuk dukungan terhadap kelompok militan Palestina Hamas dalam perjuangannya melawan Israel.
Peningkatan ketegangan ini telah menimbulkan kekhawatiran bahwa perang Israel-Hamas dapat meluas menjadi konflik yang lebih luas di Timur Tengah, sehingga mengganggu pasokan minyak. Iran juga menyita sebuah kapal tanker pada hari Kamis yang membawa minyak mentah Irak di selatan selat yang menuju Turki.
Pengalihan kapal tanker di sekitar Afrika Selatan juga akan menaikkan tarif angkutan karena kapal mengambil rute yang lebih panjang. Laut Merah, rute utama antara Eropa dan Asia, menyumbang sekitar 15 persen lalu lintas pelayaran dunia.
AS memperkirakan Houthi akan melakukan upaya pembalasan ketika Negeri Paman Sam dan Inggris menyerang di 30 lokasi berbeda di Yaman.
Seorang juru bicara Houthi mengatakan, pihaknya akan terus menargetkan pengiriman menuju Israel. Iran memperingatkan bahwa serangan terhadap Houthi akan memicu ketidakamanan dan ketidakstabilan di kawasan.
Sementara itu, Arab Saudi menyerukan untuk menahan diri dan menghindari eskalasi yang terjadi dan memantau situasi dengan penuh keprihatinan.
Hal yang juga mendukung kenaikan harga minyak disebabkan oleh China yang membeli minyak mentah dalam jumlah tertinggi pada tahun 2023 karena permintaan pulih dari kemerosotan yang disebabkan oleh pandemi meskipun terdapat hambatan ekonomi di negara konsumen energi terbesar dunia tersebut.
Editor: Aditya Pratama