Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nah, Amerika Sebut Denmark Langgar Protokol PBB karena Duduki Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Mentah Turun Lagi, WTI Jatuh di Bawah 100 Dolar AS per Barel

Jumat, 01 April 2022 - 14:39:00 WIB
Harga Minyak Mentah Turun Lagi, WTI Jatuh di Bawah 100 Dolar AS per Barel
Harga minyak mentah melanjutkan penurunannya pada perdagangan Jumat siang (1/4/2022). Salah satunya WTI yang jatuh di bawah 100 dolar AS per barel. (Foto: PT MUJ)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak mentah melanjutkan penurunannya pada perdagangan Jumat siang (1/4/2022). Kejutan terhadap pasar minyak sesi siang di Asia adalah saat harga West Texas Intermediate (WTI) jatuh di bawah 100 dolar AS per barel.

Menurut data New York Mercantile Exchange (NYMEX) menunjukkan WTI Mei 2022 anjlok -1,38 persen di 98,90 dolar AS per barel, sedangkan WTI Juni 2022 tertekan -1,15 persen di 97,39 dolar AS per barel.

Minyak Brent di ICE Newcastle juga ikut jatuh, kendati masih bergerak di atas level psikologisnya. Brent Juni 2022 merosot -0,99 persen di 103,67 dolar AS per barel, sementara Brent Juli 2022 terpuruk -0,99 persen di 101,77 dolar AS per barel.

Dikutip dari Reuters, rencana Amerika Serikat untuk merilis cadangan minyak strategis membuat pasar minyak bergerak fluktuatif. Dua harga kontrak acuan baik WTI dan Brent bergerak menurun sekitar 13 persen dalam sepekan, yang merupakan tertinggi sejak dua tahun terakhir.

Negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) akan bertemu pada Jumat (1/4/2022) untuk membahas lebih lanjut terkait pelepasan cadangan darurat menyusul kesepakatan untuk melepaskan sekitar 60 juta barel.

Pada Kamis lalu (31/3/2022), Presiden AS Joe Biden mengumumkan pelepasan 1 juta barel per hari selama enam bulan, mulai Mei 2022. Langkah ini dinilai akan menjadi rilis terbesar yang pernah ada dari Cadangan Minyak Strategis (SPR) AS.

"Rilis sebelumnya dari SPR membutuhkan waktu untuk mencapai pasar dan berdampak kecil pada harga," kata analis ANZ Research dalam sebuah catatan dikutip, Jumat (1/4/2022).

Tujuan pelepasan minyak adalah untuk menebus pasokan minyak yang terganggu akibat sanksi barat terhadap Rusia.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut