Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja
Advertisement . Scroll to see content

Harta 500 Orang Terkaya di Dunia Menyusut Rp1.746 Triliun Imbas DeepSeek AI

Rabu, 29 Januari 2025 - 06:29:00 WIB
Harta 500 Orang Terkaya di Dunia Menyusut Rp1.746 Triliun Imbas DeepSeek AI
Kekayaan 500 orang terkaya di dunia menyusut 108 miliar dolar AS setara Rp1.746 triliun karena aksi jual yang dipimpin perusahaan AI China, DeepSeek. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kekayaan 500 orang terkaya di dunia menyusut 108 miliar dolar AS atau setara Rp1.746 triliun pada hari Senin (27/1/2025) karena aksi jual yang dipimpin perusahaan teknologi yang terkait dengan pengembang kecerdasan buatan (AI) China, DeepSeek. Kemunculan startup AI tersebut menyebabkan indeks-indeks saham utama anjlok.

Melansir SCMP, miliarder yang kekayaannya menyusut paling besar adalah salah satu pendiri sekaligus CEO Nvidia Jensen Huang, di mana hartanya anjlok 20 persen atau sekitar 20,1 miliar dolar AS, setara Rp323 triliun, 

Sementara itu, kerugian salah satu pendiri Oracle, Larry Ellison menguap 22,6 miliar dolar AS atau setara Rp365 triliun, tetapi hanya mewakili 12 persen dari kekayaannya, menurut Indeks Miliarder Bloomberg.

Selain itu, kekayaan CEO Dell Inc, Michael Dell juga menyusut sebesar 13 miliar dolar AS atau setara Rp210 triliun, dan salah satu pendiri Binance Holdings, Changpeng Zhao kehilangan harta 12,1 miliar atau setara Rp195 triliun.  

Logo AI asal China, DeepSeek. (Foto: AP)
Logo AI asal China, DeepSeek. (Foto: AP)

Para raksasa sektor teknologi secara keseluruhan mengalami penyusutan kekayaan senilai 94 miliar dolar AS atau sekitar 85 persen dari total penurunan indeks Bloomberg. Indeks Komposit Nasdaq turun 3,1 persen, dan S&P 500 turun 1,5 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut