Hindari Tekanan di India dan AS, Tencent Pilih Berinvestasi di Singapura

Djairan ยท Selasa, 15 September 2020 - 09:43 WIB
Hindari Tekanan di India dan AS, Tencent Pilih Berinvestasi di Singapura

Kantor Pusat Tencent di Beijing, China. (Foto: AFP)

SINGAPURA, iNews.id - Perusahaan raksasa teknologi asal China, Tencent memilih Singapura sebagai ujung tombak bisnis. Keputusan itu diambil setelah perusahaan-perusahaan China di AS dan India mendapatkan tekanan.

“Kami akan membuka kantor baru di Singapura untuk mendukung bisnis kami yang sedang berkembang di Asia Tenggara dan sekitarnya, selain yang saat ini ada di Malaysia, Indonesia dan Thailand,” ujar Juru Bicara Tencent dilansir Bloomberg, Selasa (15/9/2020).

Tencent berencana merekrut tenaga kerja di berbagai posisi termasuk divisi pengembangan teknologi dan bisnis. Saat ini, perusahaan memiliki lusinan lowongan pekerjaan di Singapura, termasuk divisi perdagangan lintas batas, sistem komputasi, dan e-sports.

Perusahaan media sosial dan game terbesar di dunia itu menilai, Singapura merupakan pusat regional yang potensial sebelumnya. Namun, tensi politik yang belakangan naik antara China dengan AS dan India membuat rencana itu dipercepat.

Diketahui, perusahaan China semakin beralih ke Asia Tenggara dengan potensi 650 juta populasi. Di AS, Presiden Donald Trump melarang entitas AS berurusan dengan aplikasi keluaran Tencent seperti WeChat mulai 20 September. Sementara game populer seperti PUBG Mobile dan Arena of Valor telah diblokir pemerintah di India.

Singapura secara khusus menarik perhatian sebagai basis regional bagi perusahaan Barat dan China, karena sistem keuangan dan hukumnya yang maju. Negara Kota dengan penduduk di bawah 6 juta jiwa itu juga berhati-hati dengan tidak memihak antara kedua negara adidaya.

Perdana Menteri Lee Hsien Loong berjanji tahun lalu untuk tetap berteman baik dengan AS dan China.

Editor : Rahmat Fiansyah