Holding Perkebunan Rombak Direksi 10 Anak Perusahaan Non-PTPN

Antara ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 22:30 WIB
Holding Perkebunan Rombak Direksi 10 Anak Perusahaan Non-PTPN

Holding PT Perkebunan Nusantara III merombak jajaran direksi dan struktur organisasi eksekutif di 10 anak perusahaan non-PTPN. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) alias PTPN III merombak jajaran direksi dan struktur organisasi eksekutif di 10 anak perusahaan non-PTPN. Langkah ini sejalan dengan restrukturisasi organisasi yang telah ditetapkan Grup PTPN 

"Pergantian beberapa direksi serta struktur organisasi di jajaran manajemen anak perusahaan non-PTPN ini sejalan dengan program transformasi perusahaan yang berkomitmen mengoptimalkan fungsi operasional dan memperkuat kinerja anak perusahaan untuk mencapai target perusahaan," ujar Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Muhammad Abdul Ghani di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Dia menyerahkan langsung Surat Keputusan tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Jajaran Direksi Anak Perusahaan non-PTPN ke Kantor Pusat Holding Jakarta.

Ada pun 10 anak perusahaan non-PTPN tersebut, yakni PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN), PT Industri Karet Nusantara (IKN), PT ESW Nusa Tiga (ESW), PT Kawasan Industri Nusantara (KINRA), PT RS Sri Pamela Medika Nusantara (SPMN), PT Industri Nabati Lestari (INL), PT LPP Agro Nusantara (LPPAN), PT Bio Industri Nusantara (BIONUSA) dan PT Sarana Agro Nusatara (SAN).

Ghani menyatakan setiap perusahaan tidak terkecuali anak perusahaan non-PTPN perlu mengevaluasi kinerja dan melaksanakan perbaikan agar tetap tumbuh dan dapat bersaing. Transformasi juga dilakukan bertujuan agar kinerja anak perusahaan non-PTPN dapat optimal.

Dia menjelaskan, peran Holding Perkebunan Nusantara yang sebelumnya sebagai Strategic Holding berubah menjadi Operational Holding. Langkah transformasi yang substansial dan komprehensif ini tidak hanya dilakukan pada anak perusahaan PTPN, namun juga non-PTPN.

Editor : Dani Dahwilani