IKN Bakal Punya Kereta Api Bandara hingga Dalam Kota, Dibangun setelah 2025
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa akan ada empat proyek kereta api yang dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rencananya, pembangunan dilakukan setelah 2025.
Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal mengatakan 4 proyek tersebut adalah kereta api bandara, kereta api di dalam Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) IKN, kereta perkotaan di wilayah Kalimantan, dan kereta intercity.
Risal mengatakan saat ini keempat proyek tersebut belum masuk ke dalam infrastruktur dasar pembangunan IKN yang ada saat ini. Sehingga dibangun setelah tahun 2025.
"Nanti setelah 2025-2029. Saat ini belum, tp kita berupaya percepatan nanti," kata Risal saat dikutip, Selasa (5/9/2023).
Investasi Swasta di Sektor Hiburan IKN Tembus Rp20 Triliun
Risal mengatakan pihaknya memiliki 3 proyek perkeretaapian untuk mendukung IKN pada 2024, yakni tengah melakukan sudi andal jalur KA Bandara Aji Muhammad Sepingan Balikpapan menuju KIPP IKN.
Perusahaan asal Malaysia Siap Bangun 20 Tower Rusun di IKN
Kemudian, studi andal jalur KA Perkotaan Balikpapan menuju KIPP IKN dan survei investigasi dasar (SID)KA antar Kota Trans Kalimantan di Kaltim.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan audiensi dengan Presiden Direktur China Railway International Co. lTD (CRIC) Mr. Ju Guojiang, Kamis (20/7), untuk membahas peluang kerja sama pembangunan infrastruktur perkeretaapian, khususnya di Ibu Kota Nusantara (IKN).
CRIC merupakan perusahaan platform CR-Group yang menangani konstruksi pembangunan proyek jalur kereta api di luar China, dan berfokus pada investasi, pembangunan jalur kereta api, serta pengoperasian. Saat ini, CRIC merupakan salah satu perusahaan yang menjadi kontraktor utama pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
“Kami menyambut baik dan mendorong partisipasi dan kerja sama lebih lanjut dalam pengembangan proyek infrastruktur transportasi, khususnya dalam pengembangan perkeretaapian di IKN atau proyek infrastruktur lainnya,” ujar Budi.
Adapun berdasarkan Rencana Pembangunan Perkeretaapian Nasional 2010-2030 dan Renstra Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2020-2024, Kemenhub melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian berkomitmen membangun rel kereta api di Indonesia sepanjang 10.524 km dengan jarak pembangunan sekitar 3.269 km.
Editor: Puti Aini Yasmin