Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral, Menteri di Jepang Minta Maaf ke Publik gegara Telat 5 Menit ke Rapat Kabinet
Advertisement . Scroll to see content

Indonesia Gandeng Jepang Tingkatkan Kualitas Bangunan di IKN Nusantara

Kamis, 28 April 2022 - 08:58:00 WIB
Indonesia Gandeng Jepang Tingkatkan Kualitas Bangunan di IKN Nusantara
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito bertemu bahas kerja sama infrastruktur di IKN Nusantara. Foto: Kementerian PUPR
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah tengah memperkuat kerja sama di bidang infrastruktur dengan pemerintah Jepang. Salah satunya, meminta bantuan konsultasi supervisi dari Jepang dengan tujuan meningkatkan kualitas bangunan di IKN Nusantara

Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito mengatakan, Jepang akan mengirimkan para ahli untuk untuk mendukung IKN Nusantara agar pemindahan yang dilakukan bisa berjalan lancar.

“Jepang juga akan mempertimbangkan untuk mengirimkan para ahli dalam rangka mengumpulkan informasi terkait perencanaan IKN dan berharap ada sharing knowledge dengan pemerintah Indonesia. Kami berharap pemindahan IKN dapat berjalan lancar," kata Tetsuo dalam keterangannya, Kamis (28/4/2022).

Selanjutkan kerja sama juga akan dibangun oleh pemerintah Jepang khususnya di bidang Sumber Daya Air (SDA) melalui pembanguann bendungan dan teknologi untuk penanganan bencana dan mengatasi perubahan iklim.

Sementara itu, Menteri Basuki mengatakan, saat ini para tenaga ahli bendungan dari Jepang sudah menjadi advisor menteri PUPR dalam setiap proses pembangunan bendungan.

"Kami masih membutuhkan bantuan para ahli bendungan tersebut sehingga kami berharap kerja sama dapat diperpanjang,” ujarnya.  

Selain itu, pemerintah Indonesia juga bekerja sama dengan pemerintah Jepang melalui program prioritas rehabilitasi dan konservasi 15 danau. Nantinya program tersebut akan merestorasi Danau Biwa yang tengah dilakukan oleh pemerintah Jepang. 

"Saya lihat kami memiliki masalah yang sama seperti pada case restorasi Danau Biwa, yaitu perubahan tata guna lahan dari danau menjadi lahan pertanian, sehingga kami ingin berkoordinasi lebih lanjut terkait rehabilitasi dan konservasi danau,” tuturnya.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut