Ini Profil Rudiantara, dari Menkominfo Jadi Dirut PLN
JAKARTA, iNews.id - Rudiantara selangkah lagi menjadi Direktur Utama PT PLN (Persero). Jika tak ada aral melintang, mantan menteri komunikasi dan informatika (Menkominfo) itu akan menjadi bos BUMN listrik.
"Jadi saya kira Pak Presiden menunjuk Pak Rudi sudah keputusan yang sangat tepat. Dan saya kira PLN akan lebih bagus," ujar Luhut Pandjaitan, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi di Jakarta, Senin (9/12/2019).
Chief RA, sapaan Rudiantara, lahir di Bogor, Jawa Barat pada 3 Mei 1959. Meraih gelar sarjana dari jurusan Statistik Universitas Padjajaran (Unpad) pada 1986, dia memilih berkarier di jalur profesional.
Karier Rudiantara dimulai saat bekerja di Indosat selepas lulus kuliah. Sejak saat itu, berbagai posisi pernah didudukinya, termasuk Telkomsel dan XL Axiata. Di XL (saat itu bernama Excelcomindo Pratama), karier Rudiantara melesat hingga menjadi direktur.
Rudiantara dikenal dekat dengan taipan Peter Sondakh yang saat itu merupakan pemilik Excelcomindo. Kedekatan dengan bos Rajawali Group itu membuatnya dipercaya untuk menduduki posisi penting di perusahaan milik Peter. Salah satunya perusahaan kereta khusus tambang hasil kongsi Rajawali dan PT Bukit Asam Tbk, PT Bukit Asam Transpacific Railways.
Saat XL dikuasai Malaysia, dia mengundurkan diri. Cabut dari XL, Rudiantara beralih ke industri semen. Dia ditunjuk menjadi Wakil Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk (saat itu bernama Semen Gresik). Waktu itu, Rajawali Group mempunyai 24,9 persen saham Semen Gresik .
Pada 2006, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menunjuknya menjadi Wakil Direktur Utama PLN. Rudiantara mendampingi Dirut Fahmi Mochtar. Dia ditugasi mencari pendanaan fast-track program (FTP) ketenagalistrikan 10.000 megawatt (MW).
Pada 2010, Rudiantara kembali lagi ke industri telekomunikasi. Dia ditunjuk menjadi Komisaris PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Kemudian, dia balik lagi ke Indosat sebagai Komisaris pada 2012.
Lama bekerja di industri telko, Presiden Jokowi menunjuknya menjadi Menkominfo pada 2014. Sejumlah kebijakan penting yang dikeluarkan Rudiantara di antaranya registrasi SIM card hingga Palapa Ring.
Dari menteri, Rudiantara akan kembali menjadi salah satu bos BUMN. Tugas berat menantinya. Terutama, megaproyek listrik 35.000 MW yang masih jauh dari target.
Karier:
- GM Pengembangan Bisnis Indosat (1996)
- COO PT Telekomindo Primabakti (1996)
- Direktur Penjualan dan Pemasaran Solusi Bisnis (2003)
- Direktur Hubungan Korporat XL Axiata (Dulu Excelcomindo Pratama) (2005-2008)
- Direktur Utama Bukit Asam Transpacific Railways (2006-2014)
- Wakil Direktur Semen Indonesia (Dulu Semen Gresik) (2006-2011)
- Wakil Direktur Utama PLN (2006-2008)
- Komisaris Independen Telkom (2010-2012)
- Komisaris Independen Indosat (2012-2014)
- Komisaris Rukun Raharja (2014)
- Menkominfo (2014-2019)
Editor: Rahmat Fiansyah