Ini Strategi PTPN III Percepat Swasembada Gula Nasional
JAKARTA, iNews.id - BUMN Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) akan mengintegrasi aktivitas bisnis on farm dan off farm. Hal ini dilakukan untuk mempercepat swasembada gula konsumsi di 2028.
Direktur Utama PTPN III, M Abdul Ghani menuturkan, integrasi bisnis tebu untuk on farm dan off farm akan menjaga keseimbangan plant cane dan ratoon, menentukan jadwal tanam dan panen yang tepat.
Integrasi kedua kegiatan bisnis tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama operasi (KSO) antara PTPN I dan PT Sinergi Gula Nusantara (SugarCo).
“Penandatanganan KSO ini merupakan tonggak sejarah, sebagai langkah transformasi untuk mempercepat swasembada gula konsumsi pada tahun 2028,” ujar Abdul dalam keterangannya dikutip, Sabtu (10/8/2024).
Kejar Swasembada Gula 2028, PTPN Mau Sulap 100.000 Ha Lahan Tak Produktif
Abdul memastikan bahwa penyatuan on farm dan off farm memberikan beberapa keunggulan, seperti standarisasi yang lebih baik dalam pengolahan on farm baik teknis maupun non-teknis.
Kemudian, efisiensi biaya on farm yang lebih tinggi dengan skala pengerjaan yang tepat, peningkatan efisiensi rantai pasok dengan penjadwalan tebang, muat, angkut (TMA) yang diselaraskan, serta pemanfaatan nilai tambah produk samping secara menyeluruh.
Dia menuturkan, tanggung jawab Holding Perkebunan dan dukungan dari pemerintah menjadi faktor krusial dalam proses transformasi ini. Perannya tidak hanya sebagai motor penggerak, tetapi juga pengawal proses transformasi agar tetap berada di jalur yang tepat sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan.
“Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, baik dalam bentuk kebijakan maupun insentif, diharapkan proses integrasi ini dapat berjalan dengan lebih lancar dan cepat,” tuturnya.
Editor: Aditya Pratama