Jadi Dirut LinkAja, Haryati Lawidjaja Fokus Tingkatkan Inklusi Keuangan

Aditya Pratama ยท Selasa, 19 Mei 2020 - 14:03 WIB
Jadi Dirut LinkAja, Haryati Lawidjaja Fokus Tingkatkan Inklusi Keuangan

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), pemilik uang elektronik LinkAja resmi menunjuk Haryati Lawidjaja sebagai Direktur Utama (Dirut). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), pemilik uang elektronik LinkAja resmi menunjuk Haryati Lawidjaja sebagai Direktur Utama (Dirut) berdasarkan Surat Keputusan Pemegang Saham PT Finarya tertanggal 29 April 2020. Pengangkatan Haryati Lawidjaja dilakukan sejalan dengan strategi perusahaan untuk mendukung upaya pemerintah meningkatkan inklusi keuangan dan ekonomi di Indonesia.

Haryati mengatakan, ini adalah sebuah amanah besar yang diberikan oleh para pemegang saham PT Finarya "Saya optimistis, dengan kerja sama dan dukungan antar pihak, seluruh lapisan masyarakat di Indonesia bisa mendapatkan kemudahan akses ke berbagai produk keuangan. Semoga LinkAja dapat melahirkan inovasi dan beragam produk serta fitur layanan yang bisa menjadi berkat dan rahmat bagi bangsa Indonesia," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (19/5/2020).

Dengan pengalaman yang ekstensif di industri digital teknologi dan finansial, Haryati berambisi untuk memperkuat posisi LinkAja sebagai penyedia layanan uang elektronik nasional dengan ekosistem holistik dan jaringan yang luas di seluruh Indonesia. Berbagai langkah strategis untuk semakin mengoptimalkan pemanfaatan uang elektronik di semua lapisan masyarakat demi mewujudkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang tinggi, maju, sejahtera, serta mandiri.

Hal ini akan menjadi fokus utama yang diemban Haryati melalui LinkAja serta Layanan Syariah LinkAja sebagai uang elektronik berbasis syariah pertama di Indonesia. Berangkat dari semangat tersebut, Haryati berkomitmen untuk terus berinovasi dan memperluas mitra kerja sama guna menghadirkan platform pembayaran dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia.

“Sebagai bagian dari upaya kami dalam memperluas akses layanan keuangan digital pada seluruh lapisan masyarakat Indonesia, LinkAja juga berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan talent digital nasional yang akan secara progresif menghadirkan solusi berarti bagi perkembangan ekonomi digital di Indonesia, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia,” tutur Haryati.

Saat ini, LinkAja dapat digunakan di lebih dari 400.000 merchant di seluruh Indonesia, 380 e-commerce, 350 pasar tradisional, jaringan ritel, institusi pendidikan, transportasi umum, hingga pembayaran dan pembelian pulsa telekomunikasi, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS. LinkAja juga telah bekerja sama dengan beberapa pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan digitalisasi pajak, retribusi daerah hingga digitalisasi pasar tradisional di berbagai daerah di Indonesia.

Editor : Ranto Rajagukguk