Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jelang Lebaran 2026, Dewi Perssik Bagi-Bagi 8.400 Beras Zakat di Jember
Advertisement . Scroll to see content

Jamin Pemilu Besok Aman, Bulog Telah Guyur 226.000 Ton Beras ke Pasar

Selasa, 13 Februari 2024 - 14:30:00 WIB
Jamin Pemilu Besok Aman, Bulog Telah Guyur 226.000 Ton Beras ke Pasar
Direktur Utama Bulog Bayu Khrisnamurthi jamin Pemilu 2024 aman (Atikah)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog mencatat secara nasional hingga 12 Febuari 2024, pihaknya telah menyalurkan 226.000 ton beras ke pasar. Hal itu dilakukan melalui Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP).

Direktur Utama Bulog Bayu Khrisnamurthi menyebutkan dalam 10 hari pertama di bulan Februari, pihaknya telah mengucukan 60.000 ton SPHP. 

"Jadi kita betul-betul mendorong (penyaluran) ini karena (SPHP) betul-betul menjadi alternatif," ucap dia dalam Diskusi Media perihal Data dan Fakta Kondisi Perberasan Indonesia Terkini di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta, Selasa (13/2/2024). 

Dikatakan Bayu, untuk wilayah Jakarta dan Banten, Bulog telah menyalurkan 78.000 ton SPHP. Sementara selama Februari 2024, pihaknya telah mengucurkan lebih dari 20.000 ton khusus untuk wilayah tersebut. 

Lebih lanjut dalam kesempatan ini, Bayu pun mengaku optimistis besok, Rabu (14/2/2024) akan penuh kasih sayang. Dirinya berharap Pemilu 2024 akan berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua. 

"Saya cukup optimistis besok penuh kasih sayang, nggak ada apa-apa, tidak ramai, semua  nyaman, yang menang tidak terlalu berlebihan dan yang kalah juga tidak terlalu berelbihan semua," imbuhnya. 

Bayu menilai, dengan demikian maka bantuan pangan yang saat ini dihentikan sementara bisa kembali dilanjutkan setelah proses Pemilu berlangsung. 

"Bantuan pangan (bisa) jalan lagi, SPHP bisa terus disediakan, mudah-mudahan produksi terus naik. Karena Februari diperkirakan beberapa ratus ton produksi sudah ada tapi harganya masih mahal jadi mudah-mudahan nanti makin banyak harga bisa terkendali jadi harga di konsumen bisa terkendali lagi," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut