Jepang-Swiss Jajaki Investasi Energi Bersih di Indonesia

Antara ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 10:20 WIB
Jepang-Swiss Jajaki Investasi Energi Bersih di Indonesia

Panel surya. (Foto: ilustrasi/AFP)

JAKARTA, iNews.id - Dua perusahaan multinasional, Hitachi dan ABB Group resmi menjajaki peluang investasi energi baru dan terbarukan (EBT) di Indonesia. Kedua perusahaan telah membentuk perusahaan patungan (joint venture) yang diberi nama Hitachi ABB Power Grids.

Hitachi, perusahaan Jepang, memegang 80,1 persen saham joint venture tersebut. Sementara sisa saham 19,9 persen dimiliki ABB Group, perusahaan yang bermarkas di Zurich, Swiss. Volume bisnis kedua perusahaan tersebut mencapai 10 miliar dolar AS.

Wakil Presiden Eksekutif Hitachi, Toshikazu Nishino ditunjuk menjadi chairman perusahaan baru tersebut. Sementara Claudio Facchin dari ABB menjabat sebagai CEO.

“Teknologi digital terdepan Hitachi, digabungkan dengan solusi-solusi power-grid kelas dunia akan membantu kami berperan aktif dalam transformasi dan dekarbonisasi sistem energi global untuk masa depan energi yang berkelanjutan,” kata Toshikazu, Jumat (3/7/2020).

Dia berharap, aliansi kedua perusahaan raksasa itu bisa membuat mereka menjadi pemimpin pasar tenaga listrik di Indonesia. Pasalnya, Hitachi memiliki sejumlah teknologi seperti mobility, smart city, energy storage hingga data center yang sudah ada di Indonesia.

Direktur Keuangan ABB, Timo Ihamuotila mengatakan, kerja sama dengan Hitachi bisa memperluas akses pasar bagi perseroan, terutama untuk bisnis power grids. Kedua perusahaan sepakat untuk menggabungkan teknologi yang dimiliki untuk menciptakan peluang pasar energi bersih di Indonesia.

"Kami tetap berkomitmen untuk mendukung energi masa depan, sebagai mitra pilihan untuk mewujudkan sistem teknologi yang lebih pintar dan ramah lingkungan.” tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah