Jiwasraya Dikabarkan Disuntik Rp15 Triliun, Begini Penjelasan Kementerian BUMN

Antara ยท Selasa, 25 Februari 2020 - 17:03 WIB
Jiwasraya Dikabarkan Disuntik Rp15 Triliun, Begini Penjelasan Kementerian BUMN

Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga. (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dikabarkan bakal disuntik dana dari APBN sebesar Rp15 triliun. Suntikan dana (bail out) melalui skema penyertaan modal negara (PMN) menjadi salah satu opsi untuk menyelamatkan BUMN asuransi itu dari kebangkrutan.

"Pernyataan bahwa Jiwasraya akan di-bail-out, bail-in, atau PMN adalah pernyataan yang masih jauh dari pembahasan," ujar Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, Selasa (25/2/2020).

Menurut Arya, PMN bukan menjadi prioritas utama untuk menyelamatkan Jiwasraya. Dia menyebut, bail-out menjadi pilihan terakhir (last resort) karena beberapa skenario masih didalami.

Dia menilai, opsi PMN kepada Jiwasraya jangan dilihat sebagai jalan pintas penyelamatan. Dia menyebut, PMN harus dilihat dalam konteks untuk memperkuat fundamental industri asuransi, bukan sekadar Jiwasraya.

"UMN harus memikirkan bagaimana pasar industri asuransi kita semakin sehat di masa depan dan memastikan masalah seperti Jiwasraya tidak terulang lagi," katanya.

Rapat terakhir antara Komisi VI DPR dan Kementerian BUMN yang diwakili Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo baru membahas opsi-opsi dan simulasi skenario penyelamatan nasabah Jiwasraya.

Sebelumnya beredar dokumen berisi tiga opsi penyelamatan Jiwasraya, yaitu bail-in oleh pemegang saham Jiwasraya, bail-out dari APBN, dan terakhir likuidasi alias pembubaran Jiwasraya.


Editor : Rahmat Fiansyah