J.K. Rowling Raup Rp1,29 Triliun dalam Satu Tahun Lewat Harry Potter
EDINBURGH, iNews.id - J.K. Rowling kembali dinobatkan sebagai penulis berpenghasilan tertinggi di dunia. Dalam satu tahun, dia bisa meraup 92 juta dolar AS atau sekitar Rp1,29 triliun sebelum pajak dan management fee.
Dikutip dari Forbes, Sabtu (21/12/2019), Rowling dikenal sebagai kreator tokoh penyihir remaja fiksi Harry Potter. Perempuan asal Skotlandia itu seperti tidak pernah kehabisan ide untuk mengembangkan cerita beraliran fantasi dengan tema Sekolah Sihir Hogwarts. Kekayaannya kini diperkirakan hampir 400 juta dolar AS.
Rowling menerbitkan novel Harry Potter pertamanya pada 1997 berjudul Harry Potter and the Philosopher's Stone. Sejak saat itu, novel tersebut terus berkembang hingga menjadi tujuh seri. Bahkan, kesuksesan buku tersebut menular saat diadaptasi ke layar lebar.
Novel Rowling soal Harry Potter mungkin sudah tamat. Namun, pada tahun lalu dia merilis buku berformat drama dengan judul Harry Potter and the Curse Child.
Drama yang dipertunjukan di Broadway ini menghasilkan 2,3 juta dolar AS dalam satu minggu pertama, sebuah rekor untuk pertunjukan non-musik di teater paling prestisius di dunia. Pundi-pundi tersebut belum termasuk royalti yang diterima Rowling dari bukunya yang terjual sekitar 2,8 juta kopi.
Magnet Harry Potter tidak hanya berhenti pada buku dan pertunjukan drama. Rowling juga mendapat puluhan juta dolar AS dari atraksi permainan bertema Hogwarts di Universal Parks & Resorts dan film terbaru Fantastic Beasts.
Dari atraksi permainan tersebut, Rowling mendapat persenan dari penjualan tiket, suvenir, sponsor, hingga pendapatan makanan dan minuman. Sejak kehadiran wahana Wizarding World of Harry Potter pada 2010 silam, jumlah pengunjung di Universal meningkat tajam hingga 80 persen menjadi 47,4 juta kunjungan pada 2016.
Sementara film Fantastic Beast 2: The Crimes Grindewald yang dirilis November 2018 meraup pendapatan kotor 439 juta dolar AS. Angka ini lebih rendah dibandingkan sekuel pertama yang mencapai 814 juta dolar AS atau hampir dua kali lipat.
Editor: Rahmat Fiansyah