Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Roy Suryo Ogah Ikuti Rismon Berdamai dengan Jokowi: Dia Lagi Tersesat
Advertisement . Scroll to see content

Jokowi Telepon Jonan untuk Batalkan Kenaikan Harga Premium

Jumat, 12 Oktober 2018 - 22:50:00 WIB
Jokowi Telepon Jonan untuk Batalkan Kenaikan Harga Premium
Presiden Joko Widodo. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NUSA DUA, iNews.id - Istana angkat bicara soal keputusan pemerintah menunda kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium.

Staf Khusus Presiden Johan Budi SP mengatakan, keputusan tersebut murni berasal dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi). Orang nomor satu RI itu menghubungi langsung Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

"Saya belum dengar dari Pak Jonan, tapi saya sudah menanyakan ke Pak Presiden kemarin sebelum berangkat ke Bali. Saya dapat keterangan bahwa Presiden membenarkan dia yang menelepon Pak Jonan untuk membatalkan kenaikan itu," ujar Johan di Nusa Dua, Jumat (12/10/2018).

Kendati demikian, soal pengumuman kenaikan harga yang sempat dilakukan Jonan pada beberapa hari lalu, Johan menyatakan belum mengetahui apakah pengumuman tersebut memang sudah sesuai perintah Jokowi atau tidak.

"Saya enggak ada omong tahu atau tidak menahu. Saya hanya bisa sampaikan Pak Jokowi yang minta pembatalan itu. Pak Jonan kan membatalkan itu karena atas arahan Presiden," kata dia.

Johan juga membantah arahan penundaan dari Jokowi tersebut karena kegaduhan yang terjadi pasca adanya pemberitaan kenaikan harga premium. Dia menyebut, arahan diberikan setelah mendapat laporan dari PT Pertamina (Persero) yang menyatakan tidak siap.

"Enggak. Jadi Presiden menceritakan setelah mendapatkan data dan info dari Pertamina kemudian disimpulkan Premium tidak perlu dinaikkan," ucapnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut