Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kementan Salurkan Beras hingga Minyak Goreng ke Wilayah Terdampak Banjir Bandang dan Longsor
Advertisement . Scroll to see content

Jual Minyak Goreng di Atas HET, 10.000 Toko Online di Marketplace Kena Take Down

Rabu, 09 Maret 2022 - 10:07:00 WIB
Jual Minyak Goreng di Atas HET, 10.000 Toko Online di Marketplace Kena Take Down
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan, 10.000 toko online di marketplace kena take down karena jual minyak goreng di atas HET.
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan lebih dari 10.000 toko online di marketplace melanggar ketentuan penetapan harga minyak goreng tak sesuai harga eceran tertinggi (HET). Karena itu, ribuan toko online di marketplace tersebut sudah di-take down.

"Kita sudah beri teguran kepada marketplace-nya untuk me-take down mereka yang melanggar aturan. Dan sudah 10.000-an di take down oleh berbagai marketplace, mulai dari Tokopedia, Shopee, dan lainnya," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan dalam diskusi virtual, Rabu (9/3/2022).

Dia menjelaskan, Kemendah menemukan sejumlah toko online di marketplace yang menjual minyak goreng di atas HET. Kendati demikian, ada pula yang menjual di bawah HET. 

"Saya enggak tahu mereka dapat dari mana minyak goreng murah itu dan bisa diperjuabelikan dengan harga eceran di atas HET," ujar Oke Nurwan.

Oleh sebab itu, dia menuturkan, Kemendag saat ini tengah mempertimbangan membuat aturan yang tepat untuk mengatur penjualan minyak goreng di marketplace

"Tapi memang ada kesulitan di marketplace. Kita sedang pertimbangkan apakah mau dilarang perdagangan minyak goreng. Tapi ada juga perdagangan minyak goreng di marketplace yang harganya justru di bawah HET. Tapi ada juga yang menjual harga tinggi. Kita akan tetap tegakkan," tuturnya. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut