Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketum Kadin Bertemu Menkeu Purbaya, Bahas Peluang Hilirisasi Semikonduktor
Advertisement . Scroll to see content

Kadin Prediksi Jumlah Perputaran Uang Capai Rp92,3 Triliun Selama Libur Lebaran 2023

Rabu, 26 April 2023 - 13:29:00 WIB
Kadin Prediksi Jumlah Perputaran Uang Capai Rp92,3 Triliun Selama Libur Lebaran 2023
Ratusan wisatawan mulai memadati Pantai Tikus Emas Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran uang selama masa libur lebaran 2023 mencapai Rp92,3 triliun. Sebagian besar perputaran uang terjadi di daerah tujuan mudik lebaran.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, prediksi perputaran uang sebesar Rp92,3 triliun tersebut berdasarkan jumlah pemudik yang diprediksi pemerintah mencapai 123,8 juta. 

Menurut dia, sekitar 30,75 juta keluarga dengan jumlah 4 anggota keluarga diperkirakan membawa Rp3 juta saat mudik ke kampung halaman. 

“Bila mereka membawa uang Rp3 Juta dikali 30,75 juta keluarga, maka perputaran uang mencapai Rp92,3 triliun,” ujar Sarman Simanjorang pada program Market Review IDX Channel, Rabu (26/4/2023). 

Dia menjelaskan, realisasi perputaran uang selama libur lebaran berpotensi lebih besar dari angka prediksi tersebut. Hal ini terjadi karena momentum lebaran juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur ke tempat-tempat wisata. Sarman menyebutkan, tiket penerbangan ke Bali bahkan terjual habis. 

Selain itu, perputaran uang yang tinggi juga didasari oleh beberapa hal. Pertama, pencabutan kebijakan PPKM yang mendorong pergerakan masyarakat. 

Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan teori ekonomi, dimana transaksi keuangan terjadi apabila manusia bergerak. Kedua, peningkatan jumlah uang beredar disinyalir menjadi faktor yang mendorong tingginya perputaran uang. 

“Masyarakat mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada momentum ini. Dengan demikian bisa mendorong daya beli masyarakat,” ungkap Sarman. 

Selain perputaran uang yang mencapai Rp92,3 triliun yang disebutkan sebelumnya, remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) disinyalir mendorong peningkatan perputaran uang. 

Sarman menyebutkan, setidaknya terdapat 10 provinsi yang menjadi penerima remitansi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali, Sumatera Utara, Banten, dan Yogyakarta. 

“Di 2021, jumlah PMI kita mencapai 3,2 Juta. Bayangkan mereka mengirimkan Rp. 5 Juta pada keluarga, jumlah perputaran uang sudah mencapai Rp. 16 triliun,” tutur Sarman.  

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut