Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KRL Bogor-Jakarta Kota Gangguan di Manggarai, Penumpang Dialihkan
Advertisement . Scroll to see content

KAI Impor 3 Rangkaian KRL dari China, Lebih Murah dari Jepang dan Korsel?

Sabtu, 03 Februari 2024 - 12:15:00 WIB
KAI Impor 3 Rangkaian KRL dari China, Lebih Murah dari Jepang dan Korsel?
Besaran Gaji Masinis KRL Beserta Tunjangannya 2023, Fantastis! (irfan ma"ruf)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Commuter Indonesia atau KAI Commuter mengimpor tiga rangkaian kereta (trainset) dari pabrikan asal China, CRRC Sifang Co. Ltd senilai Rp783 miliar. Lantas, apa alasannya?

Menurut Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba.salah satu yang dipertimbangkan dalam membeli rangkaian dari China adalah harga yang ditawarkan. Namun, sebelumnya pihaknya telah menerima banyak tawaran dari negara lainnya.

"(Namun) setelah proposal resmi dari J-TREC (produsen KRL Jepang), kami terima Oktober 2023 lalu, pihak produsen ini menyampaikan adanya perubahan rekomendasi teknis dan pembiayaan yang diajukan dari proposal sebelumnya," ucap Anne dalam keterangan resminya dikutip Sabtu (3/2/2023).

Selain terus melakukan komunikasi dengan J-TREC Jepang, KAI Commuter juga melakukan komunikasi ke Korea Selatan (Wojin dan Dawonsys) dan China (CRRC Cifang Qingdao) yang juga memproduksi kereta cepat Whoosh.

"Setelah menerima proposal dari keempat pihak tersebut, dari hasil pembahasan proses pengadaan Sarana KRL, CCRC Sifang dapat memenuhi spesifikasi teknis dan time delivery yang sesuai dengan persyaratan dan harga yang kompetitif dibandingkan produk lainnya," tutur Anne.

Anne menambahkan, dari sisi reputasi dan rekam jejak, CRRC Sifang juga sudah bekerja sama dengan 28 negara di dunia dalam menyediakan sarana commuter EMU dengan berbagai kondisi di negara masing-masing pengimpornya. 

"Ini juga yang memperkuat KAI Commuter untuk bekerjasama dengan CRRC Sifang. Dalam kerjasama ini KAI Commuter dan CRRC Sifang juga sepakat untuk melakukan transfer knowledge untuk penanganan operasional kedepan," ucap dia.

Lebih lanjut Anne menyampaikan, tiga rangkaian sarana KRL impor seri KCI-SFC120-V itu juga sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Anne bilang, KAI Commuter juga harus memenuhi persyaratan dengan mengajukan terlebih dahulu ke DJKA. 

Oleh sebab itu, kata Anne, dalam proses pengadaan ini, KAI Commuter sejatinya telah melalui tahapan-tahapan dan pembahasan teknis yang panjang, dan mengikuti prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Proses ini dilakukan untuk memastikan semua spesifikasi teknis telah memenuhi syarat sesuai dengan prasarana perkeretaapian yang ada di Indonesia. Seluruh proses ini juga berlaku untuk semua pengadaan sarana KRL di KAI Commuter," ujar Anne.

Terakhir Anne menekankan bahwa pada proses pengadaan ini KAI Commuter juga harus memastikan time delivery (ketepatan waktu) pengiriman agar pengguna Commuter Line dapat terlayani dengan baik. 

"Ini juga menjadi poin penting dalam pemenuhan sarana KRL khususnya di Jabodetabek, dimana kami harus memastikan ketersediaan sarana karena proses peremajaan terus dilakukan," katannya. 

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut