Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Beberkan Rencana Pajaki Toko Online: Tunggu Ekonomi Tumbuh 6 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Kalah Saing dari Kompetitor Lokal, Amazon Tutup Marketplace di China

Jumat, 19 April 2019 - 10:15:00 WIB
Kalah Saing dari Kompetitor Lokal, Amazon Tutup Marketplace di China
Amazon China. (Foto: SCMP)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Perusahaan e-commerce berskala global, Amazon memutuskan untuk menutup Amazon.cn, marketplace lokalnya di China. Penutupan tersebut terkait persaingan ketat dari Taobao dan JD.com.

"Kami memberitahukan kepada para penjual bahwa kami tidak lagi mengoperasikan marketplace Amazon.cn dan kami tidak akan lagi menyediakan layanan kepada penjual di Amazon.cn secara efektif 18 Juli," demikian pernyataan resmi Amazon.cn, dilansir CNBC, Jumat (19/4/2019).

Kendati demikian, Amazon tetap membuka akses marketplace global miliknya lewat domain dot com. Dengan begitu, warga China masih bisa berbelanja barang di Amazon secara lintas batas (cross border) yang berpotensi lebih mahal dengan adanya tambahan biaya logistik dan pajak impor.

Amazon mengklaim langkahnya tersebut untuk memperkuat platform marketplace global, termasuk meningkatkan penjualan cross border. Meski menutup marketplace lokal, lini bisnis cloud Amazon tetap beroperasi di China.

Amazon.cn merupakan marketplace yang pertama kali beroperasi di Negeri Tirai Bambu pada 2004. Saat itu, Amazon mengakuisisi Joyo, marketplace lokal yang kemudian di-rebranding menjadi Amazon China pada 2011.

Saat itu, warga China keranjingan belanja online lewat Amazon dan marketplace tersebut menguasai pangsa pasar hingga lebih dari 15 persen pada periode 2011-2012. Namun, saat ini pangsa pasar Amazon China kurang dari 1 persen.

Amazon terus "diserang" pesaing lokalnya seperti JD dan Alibaba yang menawarkan pengiriman lebih sangat cepat kepada konsumen. Selain itu, Amazon juga kalah saing dengan marketplace yang lebih kecil sepeti Pinduoduo dan VIP.com.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut