Kasus Covid-19 Diproyeksikan Melandai Akhir September, Menparekraf: Kunjungan Wisatawan Bakal Masif
JAKARTA, iNews.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau (Menparekraf), Sandiaga Uno, meminta seluruh pelaku usaha hotel dan restoran serta pengelola tempat wisata untuk bersiap menghadapi kunjungan wisatawan yang bakal masif mulai akhir September 2021.
Hal itu, seiring perkiraan bahwa kasus Covid-19 akan melandai pada akhir September 2021, sehingga pembatasan mobilitas masyarakat akan semakin dilonggarkan.
Terkait dengan itu, Sandiaga Uno meminta anggota PHRI yuntuk menyiapkan dan menegakkan protokol kesehatan ketat dan mendorong percepatan vaksinasi, untuk mencegah apalagi membentuk klaster baru penyebaran Covid-19.
“Berdasarkan data yang kami himpun, diprediksi akhir September 2021 angka COVID-19 akan melandai. Hal itu sembari kita menyiapkan protokol kesehatan dengan upaya percepatan vaksinasi,” ujar Sandiaga Uno, saat berdiskusi dengan PHRI Garut, di Rancabago Hotel and Resort Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (22/8/2021) malam.
Menparekraf menjelaskan, semua peluang untuk menghidupkan pariwisaya dan ekonomi kreatif harus dimaksimalkan, di tengah-tengah tantangan pandemi Covid-19. Semua pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif harus dapat mengantisipasi dan melewati dampak negatif dari pandemi Covid-19.
“Selama 1 tahun 7 bulan sejak pandemi COVID-19 hadir, masyarakat banyak yang jenuh dan ingin sekali berwisata. Terlebih saat gelombang kedua Covid-19 terjadi beberapa waktu belakangan, yang membuat pemerintah mengambil kebijakan PPKM yang dibagi dalam 4 level,” kata Sandiaga Uno.
Dengan demikian, Menparekraf berharap Stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya PHRI, harus dapat mempersiapkan diri menerima kunjungan wisatawan yang sangat masif nantinya.
“Diperlukan dukungan dan kerja sama dari unsur pentahelix pariwisata dan ekonomi kreatif agar berbagai upaya dan kebijakan yang ditempuh pemerintah dalam menyelamatkan sektor pariwisata dapat menemui titik terang dan mengembalikan neraca ekonomi negara yang terpuruk,” tutur Sandiaga Uno.
Editor: Jeanny Aipassa