Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Proyek Hilirisasi Batu Bara DME Groundbreaking 6 Februari 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kemenko Marves Gandeng IMIP Edukasi Pentingnya Hilirisasi Nikel ke Mahasiswa

Selasa, 28 Mei 2024 - 19:57:00 WIB
Kemenko Marves Gandeng IMIP Edukasi Pentingnya Hilirisasi Nikel ke Mahasiswa
Kemenko Marves gandeng IMIP edukasi mahasiswa hilirisasi nikel (ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) menggandeng PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) untuk mengedukasi mahasiswa di seluruh Indonesia tentang hilirisasi nikel. Kegiatan ini dilakukan di 11 kampus yang tersebar di Surabaya, Malang, Yogyakarta, Solo, Bandung, Bogor dan Jakarta.

Program ini menjadi bagian dari program IMIP Lecture Series. Salah satu alasan Kemenkomarves menggandeng IMIP, karena IMIP merupakan salah satu pelopor industri smelter nikel di Indonesia yang memiliki perkembangan begitu cepat.

Asisten Deputi Investasi Strategis Kemenkomarves, Bimo Wijayanto mengatakan, Kemenkomarves bersama IMIP melakukan sosialisasi terkait transformasi ekonomi Indonesia melalui hilirisasi logam dan mineral.

Indonesia adalah pemain penting pada ekonomi global dengan lokasi strategis dan sumber daya alam yang kaya.

“Jadi, Indonesia terletak pada jalur maritim utama menghubungkan Asia Timur, Asia Selatan dan Oceania yang kaya akan cadangan energi transisi mineral dengan potensi energi terbarukan yang tinggi,” kata Bimo saat memberikan kuliah umum pada ratusan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Senin (28/05/2024).

Bimo menjelaskan, selama bertahun-tahun Indonesia bergantung pada komoditas mentah, di mana peran sektor manufaktur menurun tajam. Saat itu, kata dia, Indonesia mengandalkan ekspor komoditas mentah, salah satunya ekspor bijih nikel dalam jumlah besar dengan China menjadi tujuan utama.

Olehnya itu, Presiden Indonesia mengarahkan untuk melakukan hilirisasi sumber daya dan cadangan mineral di Indonesia.

“Hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam harus terus dilakukan. Hilirisasi nikel misalnya, telah meningkatkan ekspor besi baja 18 kali lipat. Tahun 2014 hanya sekitar Rp16 triliun, tapi di tahun 2021 meningkat menjadi Rp306 triliun. Di akhir tahun 2022 kemarin, kita harapkan bisa mencapai Rp440 triliun, itu hanya dari nikel,” ucap Bimo.

Setelah nikel, kata Bimo, juga akan didorong hilirisasi bauksit, hilirisasi tembaga, dan timah. Indonesia harus membangun ekosistem industri di dalam negeri yang terintegrasi,  yang akan mendukung pengembangan ekosistem ekonomi hijau dunia.

Di tempat yang sama, mewakili manajemen PT IMIP, Manager General Affair (GA) PT IMIP  Djoko Suprapto, di hadapan para mahasiswa ia memberikan penjelasan tentang berbagai  produk yang dihasilkan dari Kawasan Industri IMIP. Mulai dari nickel pig iron (NPI), steel slab, steel billet, steel HRC, steel HPAL, steel CRC, carbon steel, nickel matte, MHP, electrolytic aluminium, graphite, lithium hydroxide, ferrochrome hingga ferrosilicon.

“Untuk dampak ekonomi di sekitar Kawasan Industri IMIP berkembang pesat. Mulai dari jumlah investasi yang semakin meningkat setiap tahunnya, ekspor meningkat serta pajak dan royalti yang disetorkan PT IMIP ke Negara. Terjadi peningkatan sumber daya manusia
yang mumpuni sehingga mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Djoko.

Selain kuliah umum, IMIP juga melakukan sosialisasi program beasiswa untuk mahasiswa di Indonesia, sosialisasi program pemagangan dengan Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM) dan sosialisasi program perekrutan karyawan.

IMIP Center of People Excellence adalah sebuah pusat tata kelola pengembangan SDM di kawasan industri IMIP, yang sekaligus berperan menjadi sentra pengembangan SDM di sektor hilirisasi mineral dan logam di Indonesia.

Sebelumnya, PT IMIP telah melakukan kegiatan yang sama terkait sosialisasi hilirisasi nikel di berbagai kampus yang ada di Sulawesi. Sebanyak tiga kota yang dikunjungi pada April 2024 lalu yaitu Palu, Makassar dan Kendari dengan jumlah sebanyak tujuh kampus serta antusias mahasiswa dan alumni yang begitu tinggi.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut