Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perkuat Ketahanan Energi Nasional, Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi
Advertisement . Scroll to see content

Kerap Ditolak Bank, UMK Garam di Bali Ini Berhasil Tembus Pasar Ekspor

Selasa, 29 Juni 2021 - 13:06:00 WIB
Kerap Ditolak Bank, UMK Garam di Bali Ini Berhasil Tembus Pasar Ekspor
Vice President CSR and SMEPP Management Pertamina, Arya Dwi Paramita (kiri), berbincang dengan Ni Putu Ayu Wilasmini, pemilik usaha CV Natural Bali Kulkul, UMK binaan Pertamina yang memproduksi garam rakyat.
Advertisement . Scroll to see content

DENPASAR, iNews.id – CV Natural Bali Kulkul, Usaha Mikro Kecil (UMK) asal Bali yang memproduksi garam, berhasil menembus pasar ekspor ke sejumlah negara. CV Natural Bali Kulkul merupakan salah satu UMK binaan PT Pertamina (persero), di Bali.  

Menurut Ni Putu Ayu Wilasmini, pemilik usaha CV Natural Bali Kulkul, sejumlah negara yang pernah menjadi tujuan ekspor garam produksi UMK ini, antara lain Singapura, dan Perancis. 

"Baru-baru ini, kami juga mengekspor garam ke Thailand sebanyak 2 ton dan California, Amerika Serikat sebanyak 10 ton," kata Ayu Wilasmini.

Dia mengungkapkan, perkembangan bisnisnya makin pesat tatkala bergabung menjadi UMK binaan Pertamina, pada Tahun 2020. Sebelumnya, Ayu Wilasmini sering ditolak bank saat mengajukan kredit di untuk mengembangkan usahanya. 

“Dahulu kami berusaha pinjam modal ke bank namun kerap ditolak dan dibilang untuk apa produksi garam pinjam ratusan juta. Akhirnya dapat bantuan dari Pertamina, dan usaha saya berkembang. Sekarang malah pihak bank yang kejar menawarkan pinjaman. Di sinilah upaya saya dalam menyelamatkan garam rakyat yang terlupakan,” papar Ayu Wilasmini.

Dia menjelaskan, modal usaha yang diberikan oleh Pertamina dipergunakan untuk membuat rumah kaca tempat produksi garam. Sebelumnya, dengan 1 rumah kaca yang sudah ada, dia mampu memproduksi 2-3 ton garam tiap bulan. Saat ini, dengan 2 rumah kaca, produksinya meningkat 2 kali lipat menjadi 4-6 ton garam/ bulan.

Pjs. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan CV Natural Bali Kulkul merupakan salah satu UMK Binaan Pertamina di Bali yang memiliki perkembangan usaha cukup pesat. 

“Baru berdiri kurang lebih 3 tahun tapi sudah mampu jadi UMK Go Global dengan mengekspor produknya ke luar negeri,” tutur Fajriyah, Selasa(29/6/2021).

Menurut dia, PT Pertamina (Persero) melalui Program Pendanaan UMK terus memberikan dukungan kepada pengusaha mikro dan kecil, dan secara kontinyu melakukan pemantauan.

Sementara Vice President CSR and SMEPP Management Pertamina, Arya Dwi Paramita, yang turun langsung memantau ke beberapa UMK Binaan Pertamina di Bali mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan CV Natural Bali Kulkul yang berkembang pesat dan menembus pasar ekspor. 

Menurut Arya, usaha CV Natural Bali Kulkul, dapat menyelamatkan hasil garam rakyat yang mulai tergeser garam impor. 

“Beragam jenis garam dengan kualitas yang prima dihasilkan di Natural Bali Kulkul ini, makanya bisa menembus pasar ekspor. Tujuan Ibu Ayu Wilasmini sangat mulia karena selain membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat, juga menyelamatkan industri garam rakyat agar tak terlupakan. Usaha seperti inilah yang harus senantiasa kita dukung,” tutur Arya.

Dia berharap, usaha CV Natural Bali Kulkul dapat terus berkembang dan melebarkan sayapnya lebih luas lagi dalam hal ekspor produk. Serta memberi kesempatan kepada warga sekitar, terutama wanita di Bali untuk penyediaan lapangan pekerjaan.

Menurut Arya, melalui Program Pendanaan UMK, Pertamina ingin senantiasa menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan. 

Pertamina juga senantiasa mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) melalui implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab lingkungan dan sosial, demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut