Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang
Advertisement . Scroll to see content

Keren, Perusahaan Ini Pasok Speaker Mobil Mewah ke Seluruh Dunia

Rabu, 26 Mei 2021 - 16:30:00 WIB
Keren, Perusahaan Ini Pasok Speaker Mobil Mewah ke Seluruh Dunia
Speaker produksi CV Sinar Baja Electric (SBE). Foto: sinarbajaelectric.com
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Produsen speaker, CV Sinar Baja Electric (SBE) telah mengekspor produknya hampir ke seluruh dunia. Produk speakernya sudah diekspor ke kawasan Asia, Eropa, Australia, hingga Amerika. 

Speaker buatannya digunakan oleh sejumlah mobil mewah, seperti Bentley, Harman Revel, Yamaha, Honda, dan Hyundai. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun mengapresiasi lantaran perusahaan tidak hanya sukses menembus pasar ekspor, tetapi juga dapat memperoleh kepercayaan brand besar di level internasional yang mencerminkan kualitas yang tinggi dari produk-produk perusahaan di Indonesia. 

"Customer perusahaan ada juga yang bermain di segmen luxury, yang menunjukkan bahwa produk dalam negeri juga dapat bersaing di kategori high-end tersebut,” kata dia saat mengunjungi Pabrik SBE di Surabaya, Selasa (25/5/2021).

Industri speaker dalam negeri mulai meningkatkan utilitas produksinya setelah terdampak pandemi Covid-19. Hal ini didukung pemerintah yang terus mendorong pemulihan ekonomi nasional. SBE juga yang berangsur dapat mengembalikan utilitasnya dan berupaya terus memperluas bisnis.

“Dalam kondisi yang menantang bagi industri saat ini, Kementerian Perindustrian akan terus mendukung para pelaku industri. Salah satunya dengan pelaksanaan program substitusi impor untuk mempercepat pemulihan utilitas produksi industri," ujarnya. 

Sementara itu, SBE memiliki kapasitas produksi 12 juta unit per tahun dengan produk yang mencakup Hi-End Audio, Professional Audio dan Car Audio. Perusahaan memproduksi speaker dengan merek sendiri maupun subkontrak (OEM). 

Adapun nilai impor produk speaker pada 2020 mencapai 74 juta dolar Amerika Serikat. Namun nilai itu menurun jika dibanding tahun sebelumnya sebesar 115 juta dolar AS.

Menperin sepakat bahwa pemerintah harus mendukung industri speaker dalam negeri agar dapat lebih diterima di pasar dalam negeri, mengingat sekitar 40 produknya produknya sudah tembus di pasar ekspor. Ke depan, produk speaker dalam negeri ini akan didorong untuk menyuplai industri-industri pengguna, misalnya industri otomotif, televisi, maupun ponsel.

Hal ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect yang besar untuk perekonomian nasional. Sebagai contoh, saat ini suplai ke industri otomotif masih relatif kecil dan akan diupayakan untuk ditingkatkan.

“Selain itu, kami juga akan mendorong agar produk speaker ini dapat masuk ke industri produk-produk high-tech seperti ponsel atau earphone,” ucap Agus.

Dia menambahkan, pemerintah sedang menggunakan pendekatan local purchase bagi industri agar dapat memperoleh insentif sekaligus membentuk pasar bagi produk-produk komponen seperti speaker. Ini merupakan upaya peningkatan penggunaan barang-barang dalam negeri agar bisa masuk ke supply chain yang lebih besar.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut