Sejahterakan Pegawai, CEO Gravity Payments Gaji Bawahannya Minimal Rp80 Juta
IDAHO, iNews.id - CEO Gravity Payments Dan Price kembali menjadi pembicaraan publik di Amerika. Hal tersebut menyusul keputusannya menaikkan gaji pegawai minimal 70.000 dolar AS setara Rp980 juta per tahun atau Rp80 juta per bulan.
Dikutip dari CBS News, Sabtu (28/9/2019), kenaikan gaji itu merupakan komitmennya untuk menyejahterakan pegawai Gravity. Sekitar empat tahun lalu, Price menaikkan gaji pegawainya di Seattle menjadi 70.000 dolar AS.
Kini, para pegawai ChargeItPro yang perusahaannya diakuisisi Gravity tiga tahun lalu dapat menikmati gaji serupa. Rencana itu akan diterapkan mulai 2024.
"Pagi ini, kami menggunting pita untuk peresmian kantor baru @GravityPymts dan seluruh pegawai di sini akan mendapat penghasilan minimal 70.000 dolar AS," kata Price melalui akun @DanPriceSeattle.
Demi menyejahterakan pegawai, Price rela gajinya yang mencapai 1 juta dolar AS per tahun untuk dipangkas. Dia mengungkapkan, pegawainya adalah aset terbesar perusahaan. Dia percaya bahwa perusahaan akan tumbuh lebih cepat kalau pegawai bahagia.
Price menilai, penghasilan para CEO di Amerika yang terlalu besar sangat konyol. Padahal, banyak warga AS yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dia ingin Gravity menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan di AS, termasuk Amazon yang satu kota dengan perusahaan layanan kartu kredit itu. Saat ini, rata-rata gaji di AS 47 ribu dolar AS per tahun, bahkan banyak perusahaan yang menggaji para pegawainya di bawah angka tersebut.
"Semua perusahaan yang meraih keuntungan lebih dari satu juta dolar AS setiap tahun tentu saja seharusnya melakukan ini. Ketimpangan harus dihentikan," kata Price.
Editor: Rahmat Fiansyah