Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Konflik Rusia-Ukraina Ancam Pasokan Energi, Vietnam Lirik Batu Bara Indonesia

Jumat, 18 Maret 2022 - 14:49:00 WIB
Konflik Rusia-Ukraina Ancam Pasokan Energi, Vietnam Lirik Batu Bara Indonesia
ilustrasi ekspor batu bara. (foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Vietnam melirik batu bara dari Indonesia seiring ancaman pasokan energi akibat dampak konflik Rusia-Ukraina. Harga batu bara dunia terus mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. 

Berdasarkan data pasar ICE Newcastle, Jumat (18/3/2022) pukul 13:42 WIB, harga batu bara kontrak April 2022 merosot -5,08 persen di 241,95 dolar AS per ton. Selama lima hari, harganya telah jatuh -34,23 persen. Harga batu bara kontrak Mei 2022 terpuruk -5,00 persen di 231,95 dolar AS per ton, menambah kerugiannya sepekan menjadi -34,60 persen.

Kendati permintaan masih tinggi, pasar komoditas batu bara tampak mulai jenuh merespons konflik Rusia dan Ukraina menyusul upaya perundingan damai kedua negara tersebut. Kabar terbaru, keduanya masih belum menemui titik kesepakatan.

Demand atas kebutuhan batu bara masih tetap tinggi di Asia. Belakangan ini, negara Vietnam mengumumkan kekurangan pasokan si batu emas itu setelah infeksi Covid-19 mengangggu operasi penambang lokal.

"Konflik Ukraina-Rusia juga telah mendorong kenaikan harga minyak, gas, dan batu bara di…pasar internasional,” kata pemerintah Vietnam dalam pengumumannya, dilansir Reuters, Jumat (18/3/2022).

Vietnam adalah negara pusat manufaktur dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia yang sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik.

Saat kebutuhan energi mendesak, Vietnam mulai melirik pemasok potensial dari Asia, salah satunya Indonesia. Seperti diketahui, pemerintah Vietnam mengelola pembangkit listrik yang dioperasikan oleh perusahaan negara EVN. Pada Februari 2022, otoritas tersebut menerima kontrak 69 persen batu bara dengan perusahaan pertambangan Vinacomin dan Dong Bac.

Vietnam mulai beralih dari eksportir batubara menjadi importir bersih hampir satu dekade lalu. Sebagian besar impornya saat ini dipasok oleh Indonesia, Australia dan Rusia.

Data bea cukai Vietnam menunjukkan impor batubara turun 17,9 persen yoy dalam dua bulan pertama tahun 2022 menjadi 3,89 juta ton, meskipun nilainya lebih dari dua kali lipat menjadi 859 juta dolar AS.

Produksi batubara domestik Vietnam naik 5,3 persen pada periode Januari-Februari dari tahun sebelumnya menjadi 7,12 juta ton. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan Vietnam akan membatasi ekspor batu baranya sebesar 2 juta ton tahun ini.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut