Korea Selatan Bakal Bangun Sistem Air Bersih di IKN Nusantara
JAKARTA, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) bakal ikut berpartisipasi dalam membangun sistem air bersih di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur. Atas partisipasinya tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberikan apresiasi.
"Kami mengapresiasi rencana Korea Selatan untuk ikut partisipasi membangun sistem penyediaan air bersih di IKN Nusantara," kata dia dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Selasa (15/11/2022).
Menteri Basuki menuturkan, rencana awal konstruksi akan dimulai pada 2024, namun Kementerian PUPR berharap bisa dipercepat proses penyusunan rencana teknis rincinya, sehingga dapat mulai dibangun instalasinya pada tahun depan.
Dia pun berharap Pemerintah Republik Korea (Korea Selatan) dapat ikut aktif mendukung persiapan hingga pelaksaan World Water Forum (WWF) ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali pada 18-24 Mei 2024.
Presiden Jokowi Dukung Kerja Sama ASEAN dan Korea Selatan untuk Ekonomi Hijau
Sementara itu, pada 10 November 2022 lalu Pemerintah Indonesia dan World Water Council (WWC) telah menandatangani Framework Agreement 10th World Water Forum antara
"Kami akan bekerja dengan cermat karena waktu persiapan kurang dari 2 tahun. Kami berharap Republik Korea dapat ikut berpartisipasi aktif untuk membantu kami dalam persiapan 20th World Water Forum ini," ujarnya.
Kepala Otorita Sebut IKN Bakal Jadi Kota Paling Berkelanjutan di Dunia
Sebelumnya Menteri Basuki dan Menteri Lingkungan Republik Korea Han Wha Jin juga telah menandatangani Joint Statement on the Green Transition Initiative di Nusa Dua, Bali pada Senin (14/11/2022) sebagai bagian dari perhelatan KTT G20. Joint statement tersebut merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Pembangunan Infrastruktur Hijau yang telah diteken pada 15 Maret 2022 di Labuan Bajo, NTT.
Kerja sama bidang infrastruktur hijau tersebut, mencakup manajemen sumber daya air dan penyediaan air bersih, konstruksi bangunan efisiensi energi, kota eco-smart, serta identifikasi dan infrastruktur untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
Indonesia Water Fund Akan Garap 31 Proyek Air Bersih, Investasi Capai Rp45 Triliun
Editor: Jujuk Ernawati