Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Sugiono Ajak Pebisnis dan Investor Slovakia Kerja Sama dengan Danantara 
Advertisement . Scroll to see content

Korsel-Indonesia Jalin Kerja Sama Ciptakan Ekosistem Startup yang Inovatif

Rabu, 22 November 2023 - 07:12:00 WIB
Korsel-Indonesia Jalin Kerja Sama Ciptakan Ekosistem Startup yang Inovatif
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM), Teten Masduki, saat memberikan sambutan pada Business Meeting Korea-Indonesia (KOIN) Assesment Workshop, di Nusa Dua, Bali, Selasa (21/11/2023). (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) dan Indonesia menjalin kerja sama untuk menciptakan ekosistem startup (perusahaan rintisan) yang inovatif. 

Kerja sama itu dilakukan melalui Business Meeting Korea-Indonesia (KOIN) Assesment Workshop, di Nusa Dua, Bali, Selasa (21/11/2023). Menteri Koperasi dan UKM (MenKop UKM), Teten Masduki, hadir untuk memberikan sambutan dalam pembukaan kegiatan tersebut. 

Dalam sambutannya, Teten meminta startup di Tanah Air memanfaatkan kerja sama yang terjalin antara Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel) dalam mengembangkan start-up.

“Kita harus mampu memanfaatkan kerja sama dengan Korea, mengingat perkembangan startup di Korea sudah sangat pesat, dan bisa dijadikan acuan untuk perkembangan ekosistem start-up di Indonesia,” ujar Teten.

Menurut Menkop UKM, KOIN menjadi ajang bagi Indonesia dan Korea untuk mewujudkan komitmen dalam membina dan memperkuat ekosistem startup di masing-masing negara.

Salah satu tujuan dari KOIN adalah memetakan sekaligus mengidentifikasi peran penting para stakeholder mulai dari Pemerintah, swasta, akademisi, hingga investor dalam memainkan masing-masing peranan untuk memecahkan berbagai permasalahan.

“Dengan mengidentifikasi peran-peran ini, kita dapat menciptakan ekosistem yang mampu mendorong inovasi, sekaligus memberikan dukungan dalam menciptakan pertumbuhan startup secara berkelanjutan,” kata Teten.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKop UKM) telah menjalin kerja sama dengan Korean Development Institute (KDI) melalui Knowledge Sharing Program dengan tujuan berbagi wawasan, pengalaman, dan pengetahuan terkait program kebijakan dan inovasi di Korea untuk diimplementasikan pada ekosistem startup Indonesia.

“Ini menunjukkan bahwa kedua negara memiliki tujuan yang sama dalam mengembangkan ekosistem startup di masing-masing negara,” ujar Teten.

Menkop UKM juga mengajak para pelaku start-up di Indonesia untuk mengambil kesempatan belajar satu sama lain, memaksimalkan potensi yang dimiliki, serta secara kolektif mengatasi tantangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan.

Sementara itu, Director of Korea Development Institute Dong Chul Cho mengatakan, KOIN diharapkan mampu melahirkan kebijakan-kebijakan yang berdampak langsung pada start-up.

“Inovasi menjadi elemen mendasar untuk mendesain kebijakan yang efektif dalam menumbuhkan perkembangan start-up maupun UMKM yang merupakan sektor krusial di sebuah negara,” kata Dong Chul.

Menurutnya, UMKM sangat penting bagi perekonomian negara. Bahkan ia menuturkan UMKM di negaranya mampu menyumbang lebih dari setengah nilai PDB Nasional. 

“Lebih dari 80 persen lapangan pekerjaan di Korea disediakan oleh UMKM, dan saya yakin ekonomi Indonesia bisa lebih besar dari Korea,” tutur Dong Chul.

Dia menyampaikan, ke depan akan banyak start-up yang saat ini sedang merintis berkembang menjadi perusahaan besar. Ia mencontohkan Google, Tesla, Samsung, hingga Hyundai, yang ia yakini juga tumbuh dari UMKM sebelum menjadi pemain dunia seperti sekarang.

“Saya yakin, suatu saat nanti perusahaan besar dunia bisa tumbuh dan berasal dari Indonesia,” ungkap Dong Chul.

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut