Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ada 3 Titik Aksi Demo di Jakarta, Hindari Kawasan Ini!
Advertisement . Scroll to see content

Logam Super Langka Ini Tersebar di Indonesia, Cek Lokasinya

Jumat, 11 Februari 2022 - 14:18:00 WIB
Logam Super Langka Ini Tersebar di Indonesia, Cek Lokasinya
Potensi logam tanah jarang tersebar di seluruh Indonesia, terbantak di Sumatera. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan potensi cadangan Logam Tanah Jarang (LTJ) yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. LTJ alias rare earth element (RRE) yang merupakan logam super langka tersebut, memiliki banyak manfaat dan nilainya sangat tinggi.

BAdan Geologi Kementerian ESDM sudah melakukan pemetaan lokasi LTJ ini di beberapa wilayah Indonesia. Mengutip Kajian Potensi Mineral Ikutan pada Pertambangan Timah 2017, Jumat (11/2/2022), berikut sebarannya:

1. Pulau Sumatera

Di Pulau Sumatera, jenis endapan LTJ yang terbentuk adalah LTJ pelapukan dengan volume mencapai 4.426.115,4 ton. Dengan estimasi sekitar 0,45 persen dari volume tersebut mengandung LTJ, maka paling tidak lebih dari 19.000 ton LTJ terkandung padanya.

Untuk khusus di Pulau Bangka Belitung, jenis endapan LTJnya adalah LTJ tailing, hasil penambangan timah. Volume endapan tersebut mencapai lebih dari 16,6 miliar meter kubik.

Dengan asumsi yang sangat kecil, yakni hanya 0,0023 persen, paling tidak terdapat lebih dari 383.000 ton LTJ. Jika asumsi ini ditingkatkan, paling tidak LTJ yang bisa direcovered sekitar 5 persen dari volume awal, maka ada sekitar 833.130.000 ton LTJ yang dapat diolah.

Paling tidak ada 12 oksida logam tanah jarang yang diidentifikasi dari hasil penambangan timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Di Provinsi Bangka Belitung, mineral LTJ merupakan hasil samping dari penambangan timah. 

Estimasi potensi LTJ secara hipotetik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah 7 juta ton, berdasarkan hasil penelitian Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Mineral-mineral yang mempunyai nilai ekonomis, yaitu ilmenit (32,43 persen), zircon (16,65 persen), kasiterit (12,59m persen) dan monasit (11,76 persen). Monasit (Ce,La,Y,ThPO3) merupakan senyawa fosfat LTJ yang mengandung 50-70 persen oksida LTJ.

- Monasit, terdapat di Bangka, Belitung, dan Kundur, diperkirakan jumlahnya 180.323 ton.
- Xenotim, terdapat di Bangka, Belitung, dan Kundur, diperkirakan jumlahnya 21.876 ton.
- Zircon, terdapat di Bangka, Belitung, dan Kundur, diperkirakan jumlahnya 1.226.268 ton.

2. Pulau Kalimantan

Di Pulau Kalimantan dan Pulau Sulawesi, endapan LTJ yang ada adalah endapan LTJ laterit dengan volume masing-masing mencapai 1.928.640 ton dan 1.515.056 ton. 

Dengan menggunakan rasio estimasi yang sangat kecil terhadap volume yang ada, yakni sekitar 0,0114 persen (Pulau Kalimantan) dan 0,0292 persen (Pulau Sulawesi), maka jumlah minimal LTJ yang dapat diolah sekitar 219 ton dan 443 ton. 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut