Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Minta Kerumunan saat Perayaan Tahun Baru Dilarang

Selasa, 15 Desember 2020 - 07:15:00 WIB
Luhut Minta Kerumunan saat Perayaan Tahun Baru Dilarang
Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Luhut Pandjaitan. (Foto: iNews.id/Suparjo Ramalan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah melarang kerumunan saat perayaan Tahun Baru 2021 di tempat umum. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 pada akhir tahun.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan mengatakan, larangan kerumunan tersebut merupakan strategi dari pengetatan pengendalian wabah Covid-19. Pengetatan berlaku mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

"Jumlah angka positif dan angka kematian terus meningkat pasca libur di 8 dan 20 provinsi, setelah sebelumnya trennya menurun,” ujarnya, Senin (14/12/2020).

Dari provinsi-provinsi tersebut, dia menggarisbawahi tren kenaikan terjadi di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, Bali dan Kalimantan Selatan.

Khusus di ibu kota, purnawirawan jenderal militer itu meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengetatkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home) hingga 75 persen.

“Saya juga minta Pak Gubernur untuk meneruskan kebijakan membatasi jam operasional hingga pukul 19:00 dan membatasi jumlah orang berkumpul di tempat makan, mal, dan tempat hiburan,” katanya.

Selain itu, Luhut meminta agar kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang seperti hajatan maupun acara keagamaan dibatasi atau dilarang. Kegiatan-kegiatan tersebut didorong dilakukan secara daring. 

Luhut memerintahkan kepada TNI/Polri untuk memperkuat operasi perubahan perilaku. “Ini akan didahului dengan apel akbar TNI/POLRI yang dipimpin oleh Presiden sebagai bentuk penguatan komitmen,” kata Wakil Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) itu.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut