Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Sebut 5 Negara Bakal Danai Proyek IKN Nusantara, Apa Saja?

Minggu, 20 Maret 2022 - 08:21:00 WIB
Luhut Sebut 5 Negara Bakal Danai Proyek IKN Nusantara, Apa Saja?
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyebut terdapat investor dari lima negara yang siap mendanai pembangunan IKN Nusantara. (Foto: Ilustrasi/Dok)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut saat ini terdapat beberapa calon investor yang akan mendanai proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Hal ini menyusul mundurnya SoftBank dari proyek tersebut.

Luhut menjelaskan, sejauh ini terdapat investor dari lima negara yang siap mendanai pembangunan IKN Nusantara.

"Jadi, kalau tidak salah hitung ada lima negara yang siap (mendanai) IKN," ujar Luhut di Banyuwangi dikutip, Minggu (20/3/2022). 

Luhut menambahkan, soal investor ibu kota baru sudah tidak ada masalah, di mana saat ini pejabat terkait rencana investor dari Uni Emirat Arab (UEA) telah mengucurkan investasi 20 miliiar dolar AS untuk proyek IKN Nusantara.

“Negosiasi terus dilakukan oleh Pemerintah RI. Negosiasi awal untuk lima negara itu dilakukan terlebih dahulu terhadap negara Arab Saudi, Abu Dhabi, dan China. Tak hanya itu, pemerintah juga masih optimis adanya pendanaan proyek IKN dibiayai oleh investor lokal,” kata dia.

Sebelumnya, Luhut menyatakan SoftBank yang berasal dari negara Jepang telah menyatakan mundur dari investasi IKN. Kini dewan pengarah diisi oleh Putra Mahkota UEA Mohamed bin Zayed (MBZ) dan mantan Perdana Menteri Inggris periode 1997-2007, Tony Blair. 

"Dari pengusaha lokal kita juga banyak yang mau. Sementara dari pemerintah Saudi nanti kita lihat lagi negosiasi, terus nanti mungkin dari konsorsium Abu Dhabi dengan Tiongkok. Nanti seterusnya kita lakukan negosiasi dengan negara lain," ucap Luhut.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut