Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Kata Purbaya soal Nasib Insentif Mobil Listrik di 2026
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Targetkan Kendaraan Listrik Berlaku di Seluruh Destinasi Super Prioritas pada 2023

Senin, 06 Juni 2022 - 13:23:00 WIB
Luhut Targetkan Kendaraan Listrik Berlaku di Seluruh Destinasi Super Prioritas pada 2023
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat menjajal bus listrik yang akan dijadikan moda transportasi di kawasan Candi Borobudur dan Candi Prambanan. (Foto: Instagram @luhut.pandjaitan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Moda transportasi berbasis listrik di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) akan diberlakukan secara merata pada 2023. Kendaraan berbasis fosil atau bahan bakar minyak (BBM) ditiadakan di kawasan tersebut pada tahun depan. 

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hingga akhir tahun ini seluruh DPSP sudah menata moda transportasinya. Sehingga, pada 2023, sistem transportasi di seluruh kawasan ini menggunakan kendaraan listrik

"Targetnya di akhir tahun ini semua DPSP bisa mulai menata. Jadi di tahun depan operasional kendaraan bersih dari mobil fosil. Semua saya minta untuk pakai mobil, bus ataupun, motor listrik," ujar Luhut dikutip, Senin (6/6/2022).

Luhut menambahkan, upaya ini sesuai dengan rencana pemerintah untuk menciptakan green tourism sebagai wujud komitmen Indonesia terhadap energi bersih.

Pemerintah juga telah menetapkan Kawasan Candi Borobudur sebagai destinasi wisata ramah lingkungan berkelanjutan. Di mana, telah diresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di area Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang. 

Peresmian SPKUL ini juga diikuti oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Abdullah Azwar Anas, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana, Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali PLN Haryanto WS dan Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono. 

Sebelum peresmian, rombongan menjajal bus listrik yang akan dijadikan moda transportasi di kawasan Borobudur dan Candi Prambanan. Rombongan berkeliling untuk mengecek sejumlah pembangunan di kawasan Borobudur, seperti tempat pengolahan sampah, gerbang masuk kawasan Candi Borobudur, concourse Borobudur serta pembangunan lainnya.

Selain bus listrik, pemerintah juga akan menggandeng pengemudi ojek online (ojol) di sekitar kawasan Borobudur guna memperkuat ekosistem ramah lingkungan. Nantinya, semua motor yang digunakan ojol untuk mengantar wisatawan di kawasan Borobudur juga bakal menggunakan sepeda motor listrik.

“Maka, tempat pengisian daya listrik atau Stasiun Penyedia Listrik Umum terus diperbanyak di kawasan Borobudur dan Prambanan. Salah satunya juga telah dibangun dan diresmikan hari ini," ucapnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut