Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 6 Tips Menabung Liburan Impian yang Realistis dan Konsisten
Advertisement . Scroll to see content

Makin Diminati, Cicil Emas BSI Meningkat Lebih dari 97,9 Persen Setahun

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:14:00 WIB
Makin Diminati, Cicil Emas BSI Meningkat Lebih dari 97,9 Persen Setahun
Bank Syariah Indonesia mencatat pertumbuhan positif di bisnis emasl. (Foto: dok BSI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di tengah dinamika ekonomi, emas tetap menjadi primadona sebagai salah satu investasi yang diyakini tahan terhadap inflasi. Hal ini dibuktikan dengan tetap meningkatnya animo masyarakat untuk bisa memiliki emas dengan cara mencicil emas logam mulia. 

Fenomena ini juga terjadi di Bank Syariah Indonesia yang mencatat pertumbuhan positif di bisnis emas. Tercatat hingga April 2026, cicil emas tumbuh 97,90 persen secara year-on-year mencapai Rp16,93 triliun. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya diversifikasi investasi serta melihat emas sebagai alternatif instrumen yang aman untuk mencapai tujuan keuangan jangka menengah maupun panjang.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, "Emas masih memiliki daya tarik bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi syariah di instrumen yang aman dan diyakini tahan terhadap inflasi. Potensi inilah yang kami garap untuk memperluas jangkauan nasabah emas BSI."

Layanan cicil emas diminati semua kalangan, mulai dari Gen Z, milenial, maupun baby boomers. Hal ini juga didorong oleh berbagai faktor, di antaranya jangka waktu yang bisa dipilih, angsuran yang disesuaikan, serta logam mulia ANTAM dan BSI Gold yang menjadi daya tarik nasabah.

Anton mengatakan emas bisa jadi aset untuk kebutuhan mendesak/jangka panjang seperti biaya sekolah, pergi haji, maupun buat anak-anak muda persiapan pernikahan. "Untuk itu, kami menyiapkan berbagai ukuran gramase emas logam mulia mulai dari 5 gram emas hingga 100 gram," tuturnya.

Untuk memperkuat ekosistem emas, sebagai Bank Bulion, saat ini BSI juga bekerja sama dengan ANTAM terkait pasokan stok emas yang harapannya meningkatkan kerja sama ini bukan sekadar kelanjutan, melainkan ekspansi agresif dari sinergi yang sudah terbangun dalam kurun waktu lebih dari 10 tahun.

Langkah ini menjadi bukti keseriusan mendorong Astacita Pemerintah melalui monetisasi emas dan ekosistem emas yang berkelanjutan. Selama 2025, BSI menyerap lebih dari 60% porsi penjualan emas ANTAM pada kategori pihak berelasi. Adapun secara total keseluruhan penjualan emas ANTAM, BSI menyerap sekitar 11 persen.

BSI dan ANTAM sepakat meningkatkan kolaborasi yang mencakup perdagangan emas fisik Logam Mulia (LM) melalui akses digital, penguatan distribusi ritel, hingga sinergi pemasaran, literasi, dan edukasi investasi emas kepada masyarakat.

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut