Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waskita Kantongi Proyek Sekolah Rakyat di Sulsel, Target Rampung 2026
Advertisement . Scroll to see content

Mantan Bos Waskita Karya Beberkan soal 8 Kecelakaan Kerja

Sabtu, 07 April 2018 - 14:04:00 WIB
Mantan Bos Waskita Karya Beberkan soal 8 Kecelakaan Kerja
Mantan Direktur Utama PT Waskita Karya M Choliq (tengah) usai memberikan keterangan pers di Gedung Waskita, Jakarta (Foto: iNews.id/Ade)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) telah memutuskan untuk mencopot M Choliq dari jabatannya sebagai Direktur Utama. Pucuk pimpinan perusahaan pelat merah sektor konstruksi tersebut kini diduduki oleh I Gusti Ngurah Putra.

Choliq menyadari, perombakan direksi ini merupakan konsekuensi logis yang memang harus diterima manajemen. Dengan maraknya kecelakaan kerja dan konstruksi yang menimpa perusahaan, perombakan direksi memang cukup diperlukan untuk mendorong perbaikan kinerja ke depan.

"Kita sadar bahwa BOD (Board of Director) yang lama di tahun terakhir mulai dari Agustus sampai Maret 2018 terjadi kecelakaan yang cukup dramatis yaitu sekitar delapan kali kecelakaan dari total 16 kali kecelakaan seluruh Indonesia. Delapan itu terjadi di Waskita," ucapnya usai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Gedung Waskita Karya, Jakarta, Jumat 6 April 2018.

Choliq membeberkan, sejak Agustus 2017-Maret 2018 terdapat delapan kecelakaan konstruksi. Satu di antaranya adalah kegagalan konstruksi underpass Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan tujuh lainnya adalah kecelakaan kerja.

"Kalau tembok roboh di Soetta ini murni kesalahan desain dari awal. Tapi, yang lain kecelakaan kerja. Cuma, mungkin teman-teman wartawan kalau melihat view jangan hanya yang delapan bulan. Lihatlah Waskita 10 tahun terakhir, berapa kecelakaan yang terjadi. Lebih banyak enggak dari kontraktor lain," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut